Pendidikan

Diduga Lakukan Pungli dan Intimidasi Siswa, SMPN 01 IV Koto Aur Malintang Dikecam Publik

978
×

Diduga Lakukan Pungli dan Intimidasi Siswa, SMPN 01 IV Koto Aur Malintang Dikecam Publik

Sebarkan artikel ini
SMPN
Kepala Sekolah SMPN 01 IV Koto Aur Malintang, Nuzirwan Ependi

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Dunia pendidikan kembali tercoreng. SMP Negeri 01 IV Koto Aur Malintang di Kabupaten Padang Pariaman tengah menjadi sorotan setelah mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap siswa dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum guru.

Sejumlah siswa mengaku diminta membayar uang sebesar Rp150.000 untuk kegiatan tari yang disebut-sebut sebagai bagian dari persiapan penampilan sekolah. Permintaan ini menjadi perhatian publik lantaran bertentangan dengan Surat Edaran Bupati Padang Pariaman Nomor: 420/21/84/DISDIKBUD/2025, yang secara tegas melarang pungutan dalam bentuk apapun di tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP.

Lebih memprihatinkan, siswa yang diduga mengadukan pungutan tersebut justru mendapat perlakuan tidak pantas dari seorang oknum guru. Dalam sebuah kejadian yang diungkap oleh saksi siswa, guru tersebut melontarkan kalimat bernada intimidatif, “Bilang sama orangtua kalian itu, kalian kan tidak dipaksa sekolah di sini. Kenapa dilaporkan kami dan semacamnya,” ucapnya dengan nada tinggi di hadapan para siswa.

Tak hanya soal pungli, SMPN 01 IV Koto Aur Malintang juga diduga melakukan mark-up terhadap penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024. Dugaan ini menguat setelah beredar informasi mengenai laporan fiktif dalam realisasi anggaran yang tak sesuai dengan kegiatan di lapangan. Sejumlah pihak menyebut, alokasi dana yang dicantumkan dalam laporan pertanggungjawaban tidak pernah sepenuhnya digunakan sebagaimana mestinya.

DANA BOS SMPN 01 IV KOTO AUR MALINTANG 2024

Tahap satu Rp 226.050.000

  1. Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 20.190.000
  2. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 2.134.000
  3. Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 25.345.000
  4. Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 22.748.300
  5. Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 3.561.400
  6. Langganan daya dan jasa Rp 8.019.160
  7. Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 53.077.000
  8. Pembayaran honor Rp 85.700.000

Total Dana Rp 220.774.860

 

Tahap dua Rp 224.546.060

  1. Penerimaan Peserta Didik baru Rp 1.770.000
  2. Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 30.229.600
  3. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 1.930.000
  4. Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 28.300.000
  5. Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 17.023.850
  6. Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 2.140.000
  7. Langganan daya dan jasa Rp 8.050.690
  8. Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 47.151.000
  9. Penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 3.500.000
  10. Pembayaran honor Rp 91.230.000

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 IV Koto Aur Malintang Tahun 2024 yang di duga keras di Mark Up oleh oknum Kepsek SMPN 1 IV Koto Aur Malintang Pada beberapa item yakni Pelaksanaan kegiatan Pengembangan Perpustakaan dan Pelayanan Pojok Baca Tahap I Rp. 105.021.900, pelaksanaan Kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran Rp. 34.820.000 + Tahap II Rp. 43.525.000, pelaksanan administrasi kegiatan satuan pendidikan Tahap I Rp. 36.568.900 + Tahap II Rp. 67.525.500, Kegiatan Sarana & prasarana Tahap I Rp. 76.408.000 + Tahap II Rp. 131.340.582, kegiatan pembayaran Honor Rp. 37.350.000 + Tahap II Rp. 36.000.000.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMPN 01 IV Koto Aur Malintang, Nuzirwan Ependi, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi untuk dimintai klarifikasi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman diminta segera turun tangan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Pemerhati pendidikan menekankan bahwa tindakan semacam ini tak hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak psikologis anak didik dan mencederai prinsip pendidikan yang seharusnya bersih dan berintegritas. (tim)

 

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID