HIBURAN

Dinar Candy Ungkap DM Tak Senonoh Bernilai Fantastis, Tegaskan Pilih Rezeki Halal

349
×

Dinar Candy Ungkap DM Tak Senonoh Bernilai Fantastis, Tegaskan Pilih Rezeki Halal

Sebarkan artikel ini
Dinar Candy
Dinar Candy Ungkap DM Tak Senonoh Bernilai Fantastis, Tegaskan Pilih Rezeki Halal

JAKARTA, ONtime.ID — Nama Dinar Candy kembali menjadi perbincangan publik setelah ia membongkar isi pesan langsung (DM) tak senonoh yang diterimanya melalui Instagram. Pesan tersebut bukan sekadar rayuan biasa, melainkan mengarah pada transaksi dengan nominal fantastis, mulai dari Rp205 juta hingga Rp1 miliar.

Peristiwa itu bermula saat Dinar mengaku iseng membuka DM di akun pribadinya. Namun, ia justru dibuat terkejut oleh isi pesan dari seorang pria yang secara terang-terangan menawarkan uang untuk pertemuan yang bernuansa transaksional.

“Aku lagi iseng buka DM, terus ada pesan masuk. Isinya langsung nawarin angka Rp205 juta, arahnya jelas ke situ (transaksional),” ujar Dinar saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

[irp posts=”35433″ ]

Alih-alih tergoda, Dinar justru menanggapi dengan nada bercanda. Ia menyebut nominal tersebut terlalu kecil. Respons tersebut rupanya memancing si pengirim pesan untuk menaikkan tawaran secara drastis hingga Rp1 miliar.

Namun, Dinar tetap bergeming. Dengan santai namun tegas, ia menolak tawaran tersebut.

“Dia nawar sampai Rp1 miliar, tapi aku bilang, ‘Maaf aku nggak jualan, takut penyakit,’ ya aku jawab begitu saja,” ungkapnya.

Di balik candaan itu, tersimpan prinsip yang kuat. Perempuan berusia 32 tahun ini menegaskan bahwa ia sangat menjaga kesehatan dan gaya hidupnya, terlebih karena ia aktif dalam olahraga tinju.

Menurutnya, menerima tawaran semacam itu berisiko besar, baik secara fisik maupun mental. Ia menilai praktik tersebut berpotensi melibatkan banyak orang dan dapat membahayakan kesehatan.

“Aku ngejaga badan banget. Aku boxing, bahkan gula saja dijaga. Masa harus ambil jalan seperti itu? Nggak mungkin,” tegasnya.

[irp posts=”35430″ ]

Lebih jauh, Dinar menekankan bahwa dirinya terbiasa bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan. Ia menolak keras anggapan bahwa dirinya bergantung pada laki-laki atau mencari uang dengan cara instan.

“Kalau mau uang ya kerja. Aku bukan tipe yang minta-minta atau jual diri. Nggak ada niat ke arah sana,” tambahnya.

Meski mengakui bahwa pesan tersebut termasuk bentuk pelecehan digital, Dinar memilih untuk tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia menganggap kejadian tersebut sebagai ulah iseng yang tidak perlu diperpanjang.

Namun demikian, pengakuan ini kembali membuka diskusi publik soal maraknya pelecehan berbasis digital terhadap figur publik, sekaligus menunjukkan sikap tegas Dinar dalam menjaga prinsip hidupnya di tengah godaan materi yang besar. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID