PARIWARA

Dinas PUPR Bangun Akses Jalan Menuju SD Negeri 22 Tuapejat

164
×

Dinas PUPR Bangun Akses Jalan Menuju SD Negeri 22 Tuapejat

Sebarkan artikel ini
Dinas
Dinas PUPR Bangun Akses Jalan Menuju SD Negeri 22 Tuapejat

MENTAWAI, ONtime.ID — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Bidang Bina Marga mulai melaksanakan pembangunan akses jalan menuju Sekolah Dasar Negeri (SDN) 22 Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara.

Proyek peningkatan infrastruktur dasar ini mencakup pembangunan jalan sepanjang 225 meter dengan lebar standar akses lingkungan, dikerjakan oleh CV Abanbaga Mandiri Jaya melalui kontrak kerja bernilai Rp199.473.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Pembangunan akses jalan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana dasar, sekaligus mendukung kelancaran kegiatan belajar-mengajar di wilayah tersebut. Kondisi jalan lama yang rusak parah, berlumpur, dan sulit dilalui saat musim hujan selama bertahun-tahun menjadi alasan kuat proyek ini diprioritaskan.

Kepala Dinas PUPR Mentawai, Asmen Simanjorang, menegaskan bahwa akses pendidikan yang layak merupakan kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi pemerintah daerah. Ia menyebut, kondisi jalan menuju SDN 22 Tuapeijat sering menjadi keluhan masyarakat dan tenaga pendidik karena membahayakan keselamatan siswa.

“Pembangunan akses jalan menuju sekolah ini sangat penting. Selain demi keselamatan dan kenyamanan siswa, infrastruktur yang layak juga menjadi bagian dari pemerataan layanan pendidikan di Mentawai,” ujar Asmen.

Selama ini, akses jalan menuju SDN 22 Tuapeijat kerap menjadi kendala utama bagi siswa dan guru, terutama pada musim hujan. Jalan yang tidak rata, licin, dan becek membuat anak-anak harus berjalan kaki ekstra hati-hati setiap hari agar tidak tergelincir. Beberapa warga menyebut bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa ada perbaikan signifikan.

Bagi para orang tua, situasi ini tidak hanya memperlambat waktu tempuh anak menuju sekolah, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Banyak siswa yang harus menempuh perjalanan dengan sepatu basah dan pakaian kotor sebelum tiba di ruang kelas. Kondisi seperti itu kerap memengaruhi kenyamanan belajar dan kedisiplinan siswa.

Dengan hadirnya proyek pembangunan ini, warga menaruh harapan besar agar akses ke sekolah menjadi lebih aman, nyaman, serta dapat meningkatkan semangat anak-anak dalam menuntut ilmu.

Seorang warga setempat menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Selama ini anak-anak harus melewati jalan yang kurang bagus dan kadang becek di saat hujan. Kami sangat bersyukur pemerintah memperhatikan akses ini,” ujarnya.

Dinas PUPR Mentawai melalui Bidang Bina Marga memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan diawasi secara ketat agar sesuai standar teknis. Pengawasan dilakukan mulai dari persiapan material, ketebalan pengecoran, hingga mutu beton yang digunakan.

Asmen menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin pembangunan dilakukan asal jadi, karena infrastruktur pendidikan harus memiliki kualitas terbaik mengingat pengguna jalan adalah anak-anak sekolah.

Pengawasan juga melibatkan pengecekan langsung ke lapangan, dokumentasi progres, serta koordinasi aktif dengan kontraktor pelaksana untuk memastikan tidak ada titik yang dikerjakan di bawah standar.

Langkah ini penting mengingat tingginya harapan masyarakat terhadap proyek tersebut, terlebih karena jalan menuju fasilitas pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Manfaat Ekonomi dan Sosial: Lebih dari Sekadar Jalan ke Sekolah

Meski pembangunan ini berfokus pada akses pendidikan, dampaknya diperkirakan jauh lebih luas. Infrastruktur jalan yang baik akan mempermudah mobilitas masyarakat sekitar, meningkatkan efisiensi transportasi barang kebutuhan sekolah, dan mendukung kegiatan ekonomi kecil di lingkungan tersebut.

Warga yang tinggal di sekitar jalur jalan ini juga akan mendapatkan manfaat langsung berupa kemudahan akses menuju fasilitas umum lainnya. Jalan yang sebelumnya gelap dan terisolasi saat hujan kini diharapkan menjadi jalur yang aman dan dapat dilalui kapan saja.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga memberikan dorongan moral kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir dan memperhatikan kebutuhan mereka secara nyata.

Melalui dana DAU, pemerintah daerah memokuskan anggaran pada pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. PUPR Mentawai memastikan bahwa setiap proyek yang digarap adalah bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan Mentawai. (DB)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID