PASBAR, ONTIME.ID—Masyarakat Pasaman Barat Peduli Palestina menggelar aksi damai, Sabtu (18/11). Dalam aksi yang dimulai dengan long march itu, berhasil dihimpun donasi sebanyak Rp270 juta.
Ketua Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli Palestina, Darmansyah mengatakan, jumlah massa yang mengikuti aksi tersebut mencapai 12 ribu orang. Mereka berasal dari organisasi masyarakat, pelajar sekolah, dan masyarakat umum.
Ia menyebut, ribuan masyarakat mulai berkumpul sejak subuh, melakukan salat ghaib, lalu menyampaikan orasi di depan Masjid Agung Darul Ilmi sebelum turun ke jalan dan melakukan penggalangan dana. “Kami melakukan penggalangan dana dan melelang sejumlah barang untuk membantu warga Palestina yang sedang berkonflik,” katanya.
Selama berorasi, katanya, massa memberikan dukungan kepada Palestina dan mengecam aksi Israel. Salah seorang peserta aksi, Herlina Syahputri mengaku sangat terharu karena jumlah massa aksi sangat banyak. “Kami selaku perwakilan perempuan mengecam aksi kekerasan dan serangan Israel terhadap Palestina,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat (Polres Pasbar), AKBP Agung Basuki mengatakan, pelaksanaan aksi solidaritas untuk Palestina itu berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami menurunkan 100 orang personel mengamankan aksi solidaritas Palestina ini. Juga bergabung dengan tim gabungan lainnya seperti TNI, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan Pasbar,” katanya.
Polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas di jalur long march itu agar aksi itu berjalan lancar dan masyarakat lainnya tidak terganggu. Pengamanan kegiatan yang dimulai pada pukul 05.00 WIB itu dimulai pada saat massa Aksi Peduli Palestina yang berjumlah ribuan itu berkumpul halaman Masjid Baitul Ilmi, kemudian dilanjutkan dengan aksi long march dengan rute dari Masjid Baitul Ilmi menuju Jalur 32 kemudian kembali lagi ke Masjid Agung Baitul Ilmi.
“Perlu dilakukan upaya preventif guna mencegah gangguan kamtibmas dan memberikan jaminan keamanan selama kegiatan berlangsung,” ujar Kapolres di sela-sela kegiatan pengamanan.
AKBP Agung Basuki menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan cara menempatkan personel yang berpakaian dinas maupun yang berpakaian sipil pada lokasi titik kumpul di halaman Masjid Agung Baitul Ilmi.
Kemudian beberapa personel lagi ditempatkan di persimpangan rute yang akan dilalui rombongan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung, selain itu pihaknya juga melakukan rekayasa arus lalu lintas.
Menurut Kapolres, pengamanan dilakukan tidak hanya berfokus pada rombongan Aksi Bela Palestina, namun juga kepada masyarakat pengguna jalan lainnya, agar tercipta situasi yang kondusif dan antisipasi berbagai tindak kejahatan yang mungkin dapat terjadi.
“Kami juga telah menyiagakan personel untuk meminimalisir kemacetan lalu lintas, serta pengamanan pada kantong-kantong parkir sebagai langkah awal mengantisipasi terjadinya tindak pidana curanmor,” tutur Kapolres. (ows)













