PARIAMAN, ONTIME.ID – Wali Kota Pariaman Genius Umar mengapresiasi DPRD telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman 2023 sebanyak Rp647 miliar.
Anggaran ini dipergunakan untuk mewujudkan visi dan misi daerah serta memiliki nilai yang tinggi untuk peningkatan ekonomi masyarakat di daerah itu.
Hal itu, disampaikan Genius Umar dalam rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, Wakil-Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Efrizal dan Mulyadi, serta para Anggota DPRD Kota Pariaman, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag dan Camat se Kota Pariaman, serta ASN yang hadir.
Genius Umar menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Pariaman, yang telah menyetujui dan menandatangani dokumen ranperda menjadi Perda APBD TA 2023 ini, sebagai komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita bersyukur bahwa pembahasan Ranperda tentang APBD Kota Pariaman tahun 2023 ini, dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dengan disertai semangat kemitraan yang tinggi dan komitmen yang kuat antara pemerintah dan DPRD,” katanya.
Walaupun proses pembahasan memerlukan banyak pandangan dan evaluasi skala prioritas, namun tidak mengabaikan sistem maupun prosedural sehingga dapat berjalan lancar. Proses penyusunan Ranperda APBD inipun, telah dilakukan beberapa tahapan. Dimulai dari penyampaian Nota Keuangan hingga pembahasan-pembahasan yang dilakukan oleh komisi-komisi di DPRD bersama dengan OPD terkait.
Pengesahan APBD Kota Pariaman Tahun Anggaran 2023, antara Pemerintah Kota Pariaman sebagai Executive, dengan DPRD Kota Pariaman sebagai legislatif, menjadi salah satu daerah yang tercepat di Provinsi Sumatera Barat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat, dengan kerja sama yang baik, kita telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman. Dengan disahkannya APBD 2023 ini, maka pemerintah dan DPRD pada hakekatnya mempunyai tanggung jawab yang sama sesuai fungsi dan kewenangannya untuk pembangunan di Kota Pariaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pariaman Fitri Nora mengatakan pada tahun awal kepemimpinan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin sebagai wali kota dan wakil wali kota APBD Pariaman bisa lebih Rp700 miliar namun akibat pandemi Covid-19 turun sekitar Rp100 miliar.
“Itu sebabnya kami di dewan terus memfokuskan kegiatan peningkatan ekonomi kepada masyarakat,” katanya.
Oleh karena itu, lanjutnya jika pemerintah memfokuskan penyelesaian visi dan misi serta peningkatan ekonomi maka pihaknya akan memaksimalkan pertumbuhan UMKM untuk peningkatan perekonomian masyarakat melalui pokok pikiran anggota. (*/red)













