Ekonomi

Harga Sembako Berangsur Naik di Padang

358
×

Harga Sembako Berangsur Naik di Padang

Sebarkan artikel ini
sembako
Penjual sembako di Pasar Raya Padang.

PADANG, ONTIME.ID — Memasuki minggu kedua menjelang akhir tahun 2022, beberapa bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga di Pasar Raya Padang. Diantaranya bawang merah, cabai merah, daging ayam, dan telur ayam. 

 

Tio, penjual bahan sembako menuturkan, harga sembako di Pasar Raya Padang mulai mengalami kenaikan, meskipun  tidak terlalu signifikan, seperti halnya harga cabai merah keriting yang sebelumnya Rp33.000 (kg) sekarang naik menjadi Rp34.000 (kg).

 

“Karena cuaca di beberapa wilayah Sumatera Barat hujan, terutama Padang juga mengalami hujan terus, membuat bahan sembako mengalami kenaikan harga. Jelang hari besar harga berbagai macam sembako juga akan mengalami kenaikan harga,”ujarnya kepada ONTIME.ID, Minggu (11/12).

 

Ia menambahkan, untuk kenaikan harga sembako ini sudah menjadi hal yang lumrah, namun dengan tingginya harga membuat daya beli masyarakat menjadi rendah, tetapi masyarakat tetap harus membeli bahan sembako tersebut karena itu kebutuhan untuk membuat makanan.

 

Untuk bawang merah pada tanggal 1 Desember harganya Rp22.000 (kg), dan dari tanggal 2 Desember hingga tanggal 8 mengalami kenaikan menjadi Rp24.000 (kg). Untuk harga bawang putih masih stabil Rp19.500 (kg) dan harga cabai rawit Rp40.000 (kg).

 

Salah satu penjual telur ayam, Rinta mengatakan kenaikan harga yang signifikan, untuk harga telur ayam ras perkilo Rp28.000 (kg) dan untuk harga naiknya Rp29.600 (kg). Untuk harga daging ayam ras segar menjadi Rp42.000 dari harga Rp41.250.

 

Kemudian, penjual sembako di Pasar Raya, Rika mengatakan, untuk harga minyak goreng kemasan bermerek satu harganya tetap Rp20.500 (kg), dan untuk minyak goreng kemasan bermerek dua harganya tetap Rp15.000 (kg), dan minyak curah Rp14.000 (kg). Gula pasir kualitas premium harganya Rp15.500, gula pasir lokal harganya Rp14.000.

 

Salah satu masyarakat yang telah selesai belanja bahan sembako, Kia menuturkan, ia pusing kadang karena bahan yang penting untuk masak naik, bahan masakan ini sangat penting bagi Kia karena Kia menjual lauk pauk.

 

“Saya juga menaikkan harga  karena bahan pokok yang naik, sehingga saya bilang ke setiap pelanggan untuk harga terbaru pas saya menjual sambal. Harapan saya agar tidak adanya kenaikan  harga yang sangat tinggi, kalau untuk sekarang tidak terlalu naik, cuma takut nanti pada akhir tahun bahan sembako naik, semoga saja tidak,”ujarnya tutup. (*/red)