BANGKOK, ONTIME.ID—Tim bulu tangkis putra dan putri Indonesia sama-sama berhasil mengamankan kemenangan perdana pada ajang Piala Thomas dan Uber 2022, yang digelar di Impact Arena, Bangkok Thailand pada Minggu (8/5).
Pada pertandingan pertama babak penyisihan itu, tim putri Indonesia berhasil mencukur Prancis 5-0, sedangkan tim putra menundukkan Singapura dengan skor 4-1.
Skrikandi Indonesia yang tampil lebih dulu, menurunkan Komang Ayu Cahya Dewi pada nomor tunggal dan membuka keunggulan Indonesia. Berhadapan dengan Qi Xuefei, ia menang 22-20, 19-21, 21-18. Dalam pertandingan itu Komang harus memeras keringat selama 1 jam 12 menit.
Indonesia berhasil menggandakan keunggulan di nomor ganda pertama. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi menghentikan perlawanan Virmala Heriau/Margot Lambert dengan straight game. Febriana/Amalia bertarung selama 44 menit, dan meraih kemenangan 21-13, 27-25.
Pada nomor tungga kedua, Aisyah Sativa Fatetani juga mendulang kemenangan. Sempat kalah 12-21 di game pertama, namun ia mampu bangkit dia dua game selanjutnya dan menutup kemenangan dengan skor 21-13, 21-15.
Pada pertandingan keempat, NIta Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari yang sudah tampil tanpa beban mampu mengalahkan Flavie Vallet/Emelie Verclot. Hanya butuh wakti 28 menit bagi mereka untuk membawa Indonesia unggul 4-0. Nita/Lanny menang 21-14, 21-11.
Pada pertandingan terakhir, Prasista Bilqis berhasil menyempurnakan kemenangan Indonesia. Dia mengalahkankan Yealle Hoyoaux, meski melalui rubber game 17-21, 21-14, 21-18.
Kemenangan ini sangat penting bagi tim bulu tangkis putri Indonesia. Selain menjaga asa maju ke babak berikutya, hasil positif ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain yang baru menjalani debut di Piala Uber.
Manajer tim, Hendro Santoso mengakui para pemain berusaha mengatasi ketegangan dan nervous saat menjalani debutnya di kejuaraan beregu ini.
“Saya melihat para pemain begitu tegang, nervous, dan dalam tekanan. Namun saya salut kepada mereka yang akhirnya bisa keluar dari tekanan dan mampu memenangi pertandingan. Ini pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga pembuka Piala Uber,” kata Hendro seperti dikutip dari keterangan rilis PBSI.
Sementara itu Komang Ayu Cahya Dewi mengaku sangat tegang ketika turun di partai pertama. Namun, dia mampu mengatasinya dan menyumbang poin untuk tim. Akan tetapi, ia menyatakan senang bisa menang dan mempersembahkan satu angka kemenangan bagi Indonesia.
“Tegang juga karena ini untuk pertama kalinya saya tampil di ajang besar sekelas Piala Uber. “Ketegangan sempat menghinggapi saya, terutama setelah unggul dan dikejar lawan. Saya selalu panik dan gampang kehilangan banyak angka. Itu kelemahan saya. Saya lebih senang mengejar dan sering malah dapat angka,” kata Komang.
Bilqis juga merasakan ketegangan saat bertanding. Ia mengaku merasa tegang saat pada game pertama. Baru setelah pindah lapangan, ia bisa main lebih baik dan keluar dari tekanan.
“Pada game ketiga, sebenarnya saya juga sudah unggul. Tetapi karena tegang lagi, tersusul. Syukur akhirnya bisa tenang dan menang,” ujarnya.
Sementara itu, tim putra Indonesia yang tampil pada Piala Thomas juga berhasil mengamankan kemenangan perdana dengan skor meyakinkan, 4-1. Namun, meski menang 4-1 atas Singapura di babak penyisihan Grup A, skuad Merah Putih harus bekerja keras untuk memenangi laga.
Indonesia harus kehilangan angka lebih dulu ketika tunggal pertama, Anthony Sinisuka Ginting takluk kepada Loh Kean Yew, andalan Singapura. Lewat laga selama 37 menit, Ginting menyerah kalah, 13-21, 14-21 dari sang juara dunia 2021 tersebut. Dalam pertandingan ini, tempo dan kontrol permainan semua dikuasi Loh.













