Kab. Padang Pariaman

Jembatan Batang Sani Dibangun Kembali, Akses Masyarakat Semakin Mudah

683
×

Jembatan Batang Sani Dibangun Kembali, Akses Masyarakat Semakin Mudah

Sebarkan artikel ini
Jembatan
Rusak akibat diterjang banjir bandang, Jembatan Batang Sani Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan Padang Pariaman kembali dibangun

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID- Rusak akibat diterjang banjir bandang, Jembatan Batang Sani Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan Padang Pariaman kembali dibangun oleh pemerintah. 

 

“Insya Allah September ini. Kita sudah melakukan pengeboran untuk menentukan kondisi dan tingkat kedalaman pondasinya,” terang Kadis PUPR Padang Pariaman El Abdes Marsyam, Senin (2/9).

 

El Abdes Marsyam juga menegaskan, program percepatan pembangunan kembali fasilitas jembatan penghubung antara Pasar Nagari Tandikek dengan daerah sekitarnya itu tidak terlepas dari komitmen Bupati Suhatri Bur, untuk membenahi kembali berbagai kerusakan infrastruktur akibat hantaman banjir bandang yang melanda kawasan itu beberapa waktu yang lalu.

 

Dikatakan, dengan begitu diharapkan, akses masyarakat untuk menuju pasar tradisional yang selalu ramai pada setiap hari Minggunya itu bisa kembali lancar.

 

“Sekaligus bisa mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan masyarakat akibat harus melewati jalan melingkar seperti yang dilakukan sebelumnya,” katanya.

 

Lebih jauh El Abdes menambahkan, pembangunan kembali fasilitas jembatan yang membentang di atas aliran Batang Sani di Nagari Tandikek itu juga tidak terlepas dari dana bantuan kedaruratan dari BNPB baru-baru ini.

 

Kabupaten Padang Pariaman beruntung bisa mendapatkan dana siap pakai (DSP) untuk perbaikan tiga buah jembatan, termasuk perbaikan jembatan Batang Sani di Tandikek.

 

“Pemerintah Pusat melalui BNPB Pusat akhirnya merasa terketuk hatinya untuk membantu Kabupaten Padang Pariaman,” tegasnya.

 

Terkait pembangunan kembali jembatan Batang Sani tersebut, Camat Patamuan, Wirman mengakui jika masyarakat Tandikek dan sekitarnya jelas sangat menyambut baik sekaligus mengapresiasi sekali rencana pemerintah daerah dalam membangun jembatan tersebut.

 

Bagaimana tidak, sejak jembatan itu mengalami ambruk, maka otomatis kendaraan roda dua atau empat tidak bisa lagi melewatinya.

 

“Alhasil untuk menuju Pasar Tandikek, masyarakat terpaksa harus menempuh jalan melingkar yang jaraknya lebih jauh dari sebelumnya,” katanya. (*)