PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID— Pemerintah Kabupaten meminta Rumah Sakit Umum Daerah Padang Pariaman untuk memberikan pelayanan terbaik kepada korban kecelakaan bus ALS di jalur Malalak pada arus balik lebaran kemarin. Tercatat masih terdapat sejumlah korban luka dari kecelakaan tunggal itu menjalani perawatan di RSUD Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur meminta Direktur RSUD memberikan pelayanan prima kepada korban, baik itu pemeriksaan fisik maupun trauma healing.
“Semoga para korban mendapatkan penanganan yang memadai dan kondisi korban segera pulih dan dapat berkumpul kembali dengan sanak keluarga,” ujarnya, Rabu (17/4).
Sementara itu, Direktur RSUD Padang Pariaman dr. Syafrinawati mengungkapkan, terdapat sebanyak lima pasien dirujuk ke rumah sakit di Padang. Sementara itu, 14 pasien masih dirawat di RSUD Padang Pariaman, dan 10 pasien sudah dipulangkan. “Saat ini kami terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh korban,” ungkapnya.
Sebelumnya, bus ALS tersebut membawa 50 penumpang dari Sumatera Utara menuju Tangerang, Banten. Saat melintasi jalur Malalak Bus tersebut diduga hilang kendali dan terbalik.
Kecelakan terjadi saat bus datang dengan kecepatan tinggi melewati turunan dan tikungan tajam, hingga hilang kendali. Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, lima orang luka berat dan 26 orang luka ringan, yang terdiri dari 14 perempuan dan 17 laki-laki. (vand)













