Pendidikan

Kurangi Angka Pengangguran, Gubernur Dorong SMK Gandeng Dunia Usaha

292
×

Kurangi Angka Pengangguran, Gubernur Dorong SMK Gandeng Dunia Usaha

Sebarkan artikel ini
SMK
GUBERNUR Sumbar, Mahyeldi melantik Pengurus MKKS SMK Sumbar di Hotel Kyriad Bumi Minang, Rabu (22/2).

PADANG, ONTIME.ID—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Sumbar untuk berkoordinasi lebih intensif dengan dunia usaha.

Hal itu bertujuan agar perumusan Rencana Induk Pengembangan Sekolah (RIPS) sebagai rujukan pembukaan jurusan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

“Pembukaan jurusan di SMK harus terencana, MKKS perlu koordinasi dengan dunia usaha. Agar sesuai dengan kebutuhan pasar,” ucap Mahyeldi dalam sambutannya saat melantik Pengurus MKKS SMK Sumbar di Hotel Kyriad Bumi Minang, Rabu (22/2).

Mahyeldi mengaku, saat ini pihaknya sangat serius dalam menekan pertumbuhan angka pengangguran di Sumbar. Menurutnya, penyesuaian dalam pembukaan jurusan di SMK dengan kebutuhan dunia usaha dapat menjadi salah satu solusi.

“Kami ingin setiap lulusan dapat terserap maksimal oleh dunia usaha. Untuk itu, kepala sekolah harus lebih kreatif dan adaptif,” kata Mahyeldi.

Kepengurusan MKKS SMK Negeri dan Swasta Sumbar yang dilantik tersebut untuk masa bakti 2023-2025, dengan susunan pengurus sebagai berikut: Ketua, Busraini Lubis; Wakil Ketua, Syamsul Mardan; Sekretaris, Erizal; dan Bendahara Umum, Yunita Rosanti.

Dengan adanya kepengurusan baru ini, Gubernur mengharapkan MKKS SMK bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar dapat melahirkan terobasan-terobosan inovatif untuk meningkatkan kualitas dan keterserapan lulusan di dunia kerja.

“Dengan adanya pengurus baru, kami optimis akan ada terobosan-terobosan, sehingga secara bertahap persoalan dapat terurai,” ujar Mahyeldi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disdik Sumbar, Barlius juga mendorong MKKS untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan pengambilan kebijakan.

“Kami harapkan MKKS mampu menghimpun berbagai masukan untuk perbaikan kualitas pendidikan di Sumbar,” kata Barlius.

Barlius mengingatkan pentingnya setiap kepala SMK mampu memahami kebutuhan pasar karena pada dasarnya salah satu tujuan utama dari pendidikan vokasi adalah dunia kerja. (*/vand)