Menghadapi persoalan kekurangan Guru PNS yang banyak pensiun, serta keinginan kepala sekolah untuk diikutkan studi banding seluruhnya, Wabup mengatakan hal itu sudah menjadi catatannya, untuk disampaikan kepada Bupati Tanah Datar.
“Tidak hanya guru, PNS pun mengalami hal hampir sama, banyak yang pensiun namun pengangkatan PNS dan guru baru terbatas atau bahkan tidak ada. Ini menjadi catatan dan akan dilaporkan kepada pak Bupati. Termasuk keinginan untuk studi banding bersama yang saat ini memang diperuntukan bagi Kepala Sekolah yang berprestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar diwakili Kepala Bidang SMP Devira Purnama mengatakan, pelaksanaan kegiatan diikuti 56 Kepala SMP se Tanah Datar dan Pengawas SMP.
“Sosialisasi ini memberikan arahan dan bimbingan terhadap kurikulum merdeka, sekaligus juga launching Klinik Kurikulum Dinas Pendidikan sebagai sarana bagi sekolah yang ingin mendapatkan pendampingan dan penyelesaian masalah terhadap kurikulum baru ini,” tuturnya. (h/emz)













