PADANG, ONTIME.ID–DR. H. Fauzi Bahar, DT. Nansati. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau( LKAAM ) Sumbar dalam pertemuannya dengan tokoh masyarakat dan ormas beserta Polda Sumbar siap bekerja sama dalam memberantas penyakit masyarakat dalam bentuk apapun juga, seperti pemberantasan LGBT, judi Online yang disampaikan dalam pertemuan di Gedung LKAAM Sumbar pada hari, Kamis, (1/9), dalam giat silaturahmi yang dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat Sumatera Barat dan Ormas-Ormas dengan tema “Sepakat bersama memberantas penyakit masyarakat di Sumbar.
Orang nomor satu di jajaran LKAAM Sumbar, Dr. H. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, menyampaikan pada awak media saat diwawancarai penyakit masyarakat yang disingkat dengan pekat seperti togel atau jenis apapun bentuknya yang namanya perjudian itu jelas mengakibatkan aqlak buruk terhadap moralitas ditengah-tengah masyarakat, termasuk LGBT itu sudah menjadi komitmen harga mati untuk memeranginya.
Kalau kita lihat sekarang ini kan sudah tersedianya wadah yang disertai pengendali yang sudah berkomitmen tekad bulat untuk memberantas perjudian yang mengakibatkan rusaknya mental dan moralitas ditengah-tengah masyarakat terhadap anak bangsa di minang kabau ini.
Apa jadinya terhadap generasi penerus nantinya kalau tidak kita berantas habis mulai dari sekarang, yang sesuai dengan apa yang telah di instruksikan oleh Kapolri kepada seluruh jajarannya, ucap orang nomor satu dijajaran LKAAM Sumbar, Dr. H. Fauzi Bahar. Dt. Nan Sati, pada beberapa orang awak media yang hadir saat dikomfirmasi.
Tentu kita punya harapan kepada bapak Kapolri dan seluruh jajarannya, untuk segera mungkin bisa meberantas atau menghabisi penyakit masyarakat yang sudah meresahkan serta merugikan masyarakat itu sendiri, dan bukan sekedar acuan belaka saja tanpa diiringi exsen yang harus dilakukan ungkap ketua LKAAM Sumbar. Selanjutnya juga disampaikan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kota Padang.
Prof.Dr. H. Duski Samad. M. Ag menyatakan bahwa judi itu tidak bagus dan tidak baik terhadap masyarakat juga jelas diharamkan dalam agama Islam. Maka dari itu mari sama-sama kita dukung apa yang sudah menjadi tekad bulat Polda Sumbar, itulah yang menjadi acuan bagi kita semua untuk bersatu padu dalam pemberantasan penyakit masyarakat mulai hari ini harus ditindak tegas dan diberantas habis sampai ke akar-akarnya, apakah itu judi, miras, serta penyakit masyarakat lainnya, supaya ditumpas habis dan siap untuk diperangi supaya masyarakat berpikir untuk bisa kembali kejalan yang lurus dan benar. Karena inilah yang merupakan visi dan misi tujuan dakwah kita yang sebenarnya.
Dan kita berharap untuk kedepannya negeri kita ini bisa menjadi yang lebih baik, dan generasi kita tumbuh dengan sehat dan cerdas sempurna. Untuk era kedepannya negeri membutuhkan orang-orang pintar serta berkwalitas, mengingat tantangan kehidupan kedepannya. Ungkap, Prof. H. Duski Samad pada awak media juga pada peserta termasuk pada ormas-ormas yang hadir.
Dan juga ulasan yang disampaikan prof. Dr. Syufyarma Marsidin, selaku Ketua Tarbiyah Perti Sumatera Barat, mari bersama-sama kita dukung kebijakan yang diterapkan oleh Polda Sumbar untuk siap memerangi, memberantas segala dalam bentuk perjudian serta penyakit masyarakat lainnya, supaya bisa di berantas setuntas-tuntasnya.
Karena judi serta penyakit masyarakat jelas akan menganggu terhadap prilaku serta pendidikan apalagi terhadap anak yang sedang menuntut ilmu didunia pendidikan, akan sangat berpengaruh sekali pada mental dan moralitasnya. Kalau memang betul-betul proses pendidikan anak-anak kita terganggu, itu sangat jelas sekali akan merusak kreabilitas anak untuk kedepannya pada umumnya terhadap generasi penerus masyarakat Sumatera Barat. (*/aripin)













