Padang

Meningkatnya Lakalantas, Ditlantas Polda Sumbar Segera Ambil Langkah Kongkret

562
×

Meningkatnya Lakalantas, Ditlantas Polda Sumbar Segera Ambil Langkah Kongkret

Sebarkan artikel ini
Ditlantas
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan saat diwawancarai awak media, Rabu (3/1) pagi. Ia mengaku pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi angka laka lantas yang terus meningkat.

PADANG, ONTIME.ID—Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Pol Dwi Nur Setiawan  menegaskan pihaknya akan segera melahirkan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

Langkah itu dilakukan jajaran Ditlantas Polda Sumbar menyusul terjadinya peningkatan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan di wilayah hukum Polda Sumbar sejak satu tahun belakangan.

Kombes Pol Dwi Nur Setiawan menyebut, sepanjang tahun 2023 angka kecelakaan naik menjadi 3.700 kasus. Jumlah ini lebih tinggi 200 kasus dibandingkan tahun 2022 yang hanya tercatat berjumlah 3.500 kasus.

“Namun jika kita lihat angka fatalitas atau korban meninggal dunia, akibat laka lantas mengalami penurunan. Pada umumnya, pelaku dan korban pada kelompok usia produktif 16-30 tahun,” ujarnya didampingi Kabag Ops, AKBP Agung Tri B; Kasubdit Regident, AKBP Faisol; Kasubdit Gakkum, AKBP Dewi Suryani; dan perwira lainnya, Rabu (3/1) pagi.

Ia berharap, pada tahun 2024 mendatang hendaknya angka angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Terutama di wilayah dengan intensitas lalu lintas tinggi seperti Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, dan Padang Pariaman.

Menurutnya, upaya pencegahan ini juga melibatkan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sebagai elemen penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas. “Kami akan mengajak dinas pendidikan untuk bekerja sama dalam melakukan penyuluhan dan sosialisasi UU Lalu Lintas kepada para siswa di sekolah-sekolah,” katanya.

Melalui penyuluhan yang menyasar kalangan pelajar itu, ia berharap para siswa bisa memahami aturan lalu lintas dan etika di jalan raya guna meminimalisir kecelakaan yang menelan banyak korban yang masih muda-muda.

“Dalam waktu dekat rencana ini akan segera kami eksekusi. Demi menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan keselamatan,” katanya. (vand)