Olahraga

Nasib Shin Tae-yong Menanti KLB PSSI

474
×

Nasib Shin Tae-yong Menanti KLB PSSI

Sebarkan artikel ini
PSSI
PELATIH Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tengah berdiskusi dengan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Hanya menyisakan satu tahun kontrak, nasib pelatih asal Korsel itu bersama Timnas Indonesia tampaknya akan ditentukan setelah KLB PSSI.

JAKARTA, ONTIME.ID—Shin Tae-yong memasuki tahun terakhir di kontraknya bersama Timnas Indonesia. Kontrak Shin akan berakhir pada Desember 2023.

Kendati demikian, nasib pelatih asal Korea Selatan itu tampaknya belum sepenuhnya aman.

Piala Asia yang akan diikuti Timnas Indonesia sendiri baru akan dilaksanakan pada awal 2024. Hal itu terjadi setelah adanya perubahan tuan rumah dari China menuju Qatar. Bertindak sebagai tuan rumah, Qatar menghendaki turnamen digelar pada awal tahun di mana cuaca di sana sedikit lebih dingin. Ada risiko terlalu besar jika Piala Asia 2023 tetap digelar pada pertengahan tahun seperti jadwal semula.

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menyatakan, yang berhak mendatangkan dan memberhentikan pelatih Timnas Indonesia adalah ketua umum dan anggota komite eksekutif PSSI.

“Pengangkatan dan pemberhentian pelatih dilakukan oleh ketum dan Exco PSSI, rekomendasi dari departemen teknik,” kata Indra Sjafri.

Shin Tae-yong digaet menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal 2020. Shin diberi tugas tidak hanya di timnas senior, tetapi juga di Timnas Indonesia U-23 dan U-20. Penampilan Tim Garuda harus diakui mengalami perbaikan. Terutama di level Timnas Indonesia senior.

Keberhasilan Timnas Indonesia senior melaju ke Piala Asia 2023 pun tak lepas dari kerja keras Shin Tae-yong. Mengganti pelatih di tengah persiapan menuju Piala Asia 2023 juga dinilai terlalu berisiko. Jarak antara berakhirnya kontrak Shin dengan digelarnya Piala Asia 2023 hanya satu bulan saja.

PSSI akan melangsungkan Kongres Luar Biasa (KLB) dalam waktu dekat. Kongres PSSI akan digelar di Jakarta pada 16 Februari 2023. KLB PSSI dinilai akan sangat menentukan masa depan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Sebab, para pengurus baru PSSI nanti yang memiliki suara untuk memutuskan akan tetap mengontrak STY atau tidak.

Hal itu diungkapkan satu di antara calon ketua umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattaliti. Ia menilai perlu diskusi khusus mengenai masa depan Shin.

“Kalau menurut saya, Shin Tae-yong masih bagus, dan dia sampai akhir masa kontraknya akan tetap saya pertahankan. Untuk selanjutnya harus rapat Exco dulu. Kalau mengenai penggantinya masih panjang, masih Desember kok. Saya yakin STY masih bisa berprestasi,” ujarnya.

Sebelumnya, PSSI melalui Komite Eksekutif telah menerima laporan hasil evaluasi terkait kinerja Shin Tae-yong. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Departemen Teknik PSSI, pelatih asal Korea Selatan ini diminta untuk bekerja lebih baik di berbagai kompetisi yang akan dihadapi skuad Garuda di sepanjang tahun ini.

“PSSI meminta pelatih Shin Tae-yong untuk bekerja lebih baik di kompetisi yang akan, mengingat timnas akan menghadapi kompetisi-kompetisi penting di sepanjang tahun. Utamanya bukan hanya skuat senior, namun juga tim U-19 yang tahun ini akan menghadapi Piala Asia dan Piala Dunia U-20,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Seperti diketahui, di sepanjang tahun 2022 hingga awal tahun 2023, Shin Tae-yong sudah menakhodai timnas di berbagai kompetisi tingkat ASEAN dan Asia. Mulai dari SEA Games Filipina, AFF U-19, Kualifikasi Piala Asia Senior dan U-19, hingga terakhir AFF Mitsubishi Electric Cup 2022.

Hasil yang didapat pun antara lain, skuad tim U-23 Indonesia meraih medali perunggu di SEA Games Filipina. Kemudian Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia yang akan digelar di Qatar tahun ini. Serta lolosnya tim U-19 Indonesia ke Piala Asia AFC yang akan digelar di Uzbekistan bulan Maret.

Sayang, pada AFF Mitsubishi Electric Cup, timnas Indonesia tak mencatat hasil manis dan hanya puas sebagai semifinalis setelah kalah dari skuat Vietnam di babak semifinal. (*/red)