JAKARTA, ONTIME.ID- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus menegaskan, Komisi II DPR tetap berkomitmen penyelenggaran Pemilu tetap di laksanakan sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati DPR dengan pemerintah.
Disebut Guspardi konsep penundaan Pemilu tidak ada dalam konstitusi, jika Pemilu ditunda tentu akan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar.
“Perlu saya tegaskan bahwa Komisi II tidak pernah membicarakan wacana penundaan Pemilu, baik dalam rapat terbatas maupun rapat pleno,” ungkap Guspardi, Senin (6/2)
“Jadi begini, semua fraksi di Komisi II tidak punya keinginan untuk penundaan Pemilu 2024. Anggaran pemilu sudah kami sepakati, regulasi sudah kami setujui, pengawasan terhadap penyelenggara pemilu juga sudah kami jalankan. Sementara itu tahapan Pemilu juga telah di mulai sejak 14 Juni 2022 lalu,” ujar Politisi PAN itu menambahkan.
Legislator dapil Sumatera Barat 2 ini pun memaparkan bahwa DPR terus menjalankan fungsi dalam legislasi, penganggaran dan pengawasan berkaitan dengan Pemilu. Sampai hari ini, tidak ada wacana penundaan Pemilu. Semua partai yang ada di DPR juga punya komitmen yang sama Pemilu berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan yaitu pada tanggal 14 Februari 2022
Perlu diingat, kata dia, bahwa Mahkamah Konstitusi dalam putusan uji materi Undang-Undang Pemilu menegaskan periodisasi masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden selama lima tahun dan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk sekali masa jabatan. Pasal 7 UUD 1945 yang ditegaskan oleh MK juga mengisyaratkan tak ada alasan menunda Pemilu 2024, karena masa jabatan Presiden dan Wapres ialah lima tahun.
Sementara itu, partai politik juga sudah serius menghadapi pelaksanaan Pemilu 2024. Hal ini bisa di lihat dari langkah yang dilakukan oleh partai politik yang sudah mulai berkoalisi seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN dan PPP. Kemudian Partai Nasdem dengan mengusung Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Presiden.
Belakangan ini juga sudah mengerucut dengan dukungan yang disampaikan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat terhadap Anies. Selanjutnya Partai Gerindra dan PKB juga sepakat bekerja sama dalam Pemilu serentak 2024. Begitu pula PDIP telah pula memiliki kriteria tentang calon Presiden yang akan diusung walau belum menyebutkan nama.
“Langkah dari partai politik sebagai peserta Pemilu merupakan gambaran dari komitmen dan keseriusan Parpol dalam rangka persiapan pemilu 2024” tutup anggota Baleg DPR RI tersebut.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mempersilakan para pihak yang menginginkan dan menolak penundaan Pemilu saling beradu argumen. Sebab, kata Mahfud MD, pemerintah tidak bisa menghalangi kemunculan wacana tersebut. Namun, pemerintah menjamin Pemilu tetap berjalan sesuai jadwal. (*/red)













