Kab. Pasaman Barat

Pasaman Barat Sabet Sejumlah Penghargaan

407
×

Pasaman Barat Sabet Sejumlah Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Penghargaan
Jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat setelah menerima penghargaan.

PASBAR, ONTIME.ID— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar) meraih tiga penghargaan tingkat Provinsi Sumatera Barat, yakni Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yaitu penilaian terhadap dokumen perencanaan dan inovasi daerah.

Selanjutnya juara tiga pada penilaian kinerja penanganan stunting, serta kategori sangat memuaskan pada Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Hendra Putra, dalam kegiatan Musrenbang Provinsi Sumbar, di Hotel Pangeran Beach, Kamis (18/4).

Acara Musrenbang terintegrasi Provinsi dihadiri oleh Sekda Hendra Putra, Plt. Kepala Bappelitbangda Ikhwanri beserta Kabid PPEP Sasmita dan fungsional di Bappelitbangda, Kepala Dinas Kesehatan Hajran Huda, Kepala DPPKBP3A Anna Rahmadia.

Sekda Hendra Putra, menyampaikan bahwa berbagai prestasi yang diterima oleh Pemkab Pasbar merupakan wujud kinerja dan sinergitas yang baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membangun dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan yang kita terima hari ini merupakan wujud kinerja dan sinergitas yang baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ucapan terimakasih kepada seluruh OPD yang telah mampu menorehkan prestasi yang muaranya tentunya adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Pasaman Barat,” ungkap Sekda Hendra Putra.

Sementara itu Plt. Kepala Bappelitbangda Ikhwanri menilai bahwa Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan penghargaan bergengsi dalam dokumen perencanaan daerah. Sinkronisasi antara dokumen perencanaan dengan inovasi yang dirancang merupakan penilaian yang paling utama.

“Berbagai upaya untuk memperbaiki dokumen perencanaan serta meningkatkan peran inovasi yang sesuai dengan tema pembangunan menjadi fokus kami, ” kata Ikhwanri.

Selanjutnya terkait peningkatan kinerja stunting telah dilakukan pemadanan data antara data stunting dengan data kemiskinan, serta melibatkan semua unsur untuk berkolaborasi seperti tokoh adat dan tokoh agama, dan berbagai langkah strategis lainnya.

“Kami optimis angka stunting dan kemiskinan dapat kita tekan jika dilakukan secara kolaborasi, “pungkas Ikhwanri. (ows)