PADANG ARO, ONtime.ID — Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok Selatan ke-22 tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan daerah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama.
Melalui kegiatan Penggalangan Dana Peduli Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama masyarakat dan berbagai pihak berhasil menghimpun donasi yang menembus angka Rp1 miliar lebih.
Penggalangan dana tersebut dilaksanakan selama rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-22 Kabupaten Solok Selatan, dengan puncaknya pada acara Malam Peduli Bencana Sumatera yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Rabu malam (7/1/2026). Dana yang terkumpul diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, di antaranya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, organisasi, serta pihak swasta yang telah menunjukkan kepedulian dan empati kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah. Partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang terus terjaga di Kabupaten Solok Selatan.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan rasa bangga dan haru atas tingginya kepedulian masyarakat terhadap korban bencana. Menurutnya, keberhasilan penggalangan dana ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Solok Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok Selatan, kepada Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), serta seluruh pihak lainnya yang telah berpartisipasi dan memberikan donasinya,” ujar Bupati Khairunas di sela-sela acara Malam Peduli Bencana Sumatera.
Ia menegaskan bahwa dana yang terkumpul akan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan dapat meringankan beban para korban bencana hidrometeorologi.
“Insyaallah, bantuan ini akan segera kami salurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Malam Peduli Bencana Sumatera berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Meski hujan mengguyur kawasan Padang Aro, antusiasme masyarakat tidak surut. Ribuan warga dari Solok Selatan maupun daerah tetangga memadati lokasi acara, menunjukkan dukungan dan kepedulian mereka terhadap sesama.

Penggalangan donasi dilakukan secara intens selama acara berlangsung, baik melalui transfer ke rekening Solok Selatan Peduli Bencana maupun donasi langsung di lokasi kegiatan. Panitia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, sehingga semangat berbagi terus mengalir sepanjang malam.
Acara diawali dengan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Assad. Dalam tausiahnya, Ustadz Assad mengajak seluruh hadirin untuk memaknai setiap ujian yang diberikan Allah SWT dengan keikhlasan dan kesabaran. Ia menekankan bahwa setiap cobaan akan disertai dengan hikmah dan balasan yang lebih baik bagi mereka yang mampu bersabar dan saling tolong-menolong.
“Musibah adalah ujian, namun di balik ujian itu ada pelajaran tentang keimanan, kepedulian, dan kebersamaan. Ketika kita membantu sesama dengan ikhlas, maka Allah SWT akan menggantinya dengan kebaikan yang berlipat,” tutur Ustadz Assad dalam ceramahnya.
Setelah Tabligh Akbar, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk Kabupaten Solok Selatan agar senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan kemajuan. Doa juga dipanjatkan khusus bagi para korban bencana di berbagai daerah di Sumatera, agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah.
Sebagai penutup rangkaian acara, Malam Peduli Bencana Sumatera turut dimeriahkan dengan hiburan rakyat yang menghadirkan sejumlah musisi nasional dan daerah. Penampilan Armada Band, Diva Aurel, Pinky Prananda, serta Khairat KDI sukses menghibur masyarakat yang hadir, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Kehadiran hiburan ini tidak mengurangi esensi utama kegiatan, yakni kepedulian sosial dan kemanusiaan. Justru, suasana kebersamaan yang tercipta semakin memperkuat semangat solidaritas untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok Selatan ke-22 melalui kegiatan penggalangan dana ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap semangat kepedulian dan gotong royong ini terus terjaga dan menjadi budaya bersama dalam membangun daerah yang berkeadilan dan berkepribadian. (Jefli)













