Kab. Tanah Datar

Proyek SaboDam Sungai Jambu Dikebut, Progres Capai 87 Persen, Cuaca Masih Ambang Batas

55
×

Proyek SaboDam Sungai Jambu Dikebut, Progres Capai 87 Persen, Cuaca Masih Ambang Batas

Sebarkan artikel ini
SaboDam
Proyek SaboDam Sungai Jambu Dikebut, Progres Capai 87 Persen, Cuaca Masih Ambang Batas

TANAH DATAR, ONtime.ID — Pelaksanaan Proyek Pembangunan  Bangunan  Pengendali Lahar/Sedimen Kawasan Gunung Marapi yang ada  di dua kabupaten dan satu Kota di Provinsi  Sumatera Barat terus dikebut, meskipun hujan sering terjadi, namun saat ini masih ambang batas.

‎‎Dalam Pelaksanaan, saat ini, Sabtu (07/11) progres capaian berada pada angka 87 persen untuk Sabodam Sungai Jambu, Tanah Datar, sementara untuk objek Batang Katik,Sungai Puar Kabupaten Agam baru pada angka 35 persen progres, untuk Batang Anai Kecamatan X Koto Tanah Datar baru akan dimulai Minggu depan.

‎Demikian disampaikan Diego Tata selaku HSE (Health, Safety, and Environment)  kepada ONtime.ID, Sabtu (07/11) saat ditemui dilokasi proyek.

‎Ditambahkan Tata, hujan yang sering terjadi pada paruh waktu, meskipun dengan volume debit yang tinggi, akan tetapi masih dalam ambang batas dan tidak menghalangi para pekerjaan dalam menyelesaikan setiap item yang sudah ditentukan dalam planning mingguan.

‎Selanjutnya mengenai objek lain, seperti Batang Anai X Koto, insya Allaah akan dimulai Minggu depan, dan saat ini tengah melakukan persiapan, yang jelas objek utama pada Sabodam Sungai Jambu tetap konsentrasi dalam capaian target setiap fase sesuai perencanaan.

‎Disinggung mengenai adanya material berlumpur saat pemasangan, dan tendesius dengan tidak adanya pembersihan sebelum pemasangan, Tata menegaskan, itu tidak ada sama sekali, meskipun tidak adanya pembersihan dengan “Cuci Batu”, namun yang jelas tidak ada yang  berlumpur kecuali kondisi asal batu pecah secara natural.

‎”Hanya seperti kondisi batu biasa naturalis saja, tidak berlumpur dan juga tidak perlu dibersihkan, karena kodrat dan kondisi material tersebut seperti normal dan biasa saja”, ujar Tata.

‎‎Selain proyek SaboDam Batang Malana (Sungai Jambu) yang dikerjakan saat ini, juga terdapat di Pagu-Pagu Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, Batang Anai Tanah Datar (Padang Panjang), dan Batang Katik Sungai Puar Kabupaten Agam.

Diego Tata Selaku HSE Tengah Memperlihatkan Faktual Kondisi Pekerjaan Yang tengah dilaksanakan

‎‎Objek lokasi pengerjaan proyek tersebut semuanya lokasi rawan aliran  lahar dingin /sedimen merapi Sumatera Barat dan juga merupakan lokasi  bekas Galodo dan Lahar Dingin yang terjadi pada bulan Mei tahun 2024 lalu, yang saat ini Pemerintah melalui BWS V Padang, Sumatera Barat tengah melakukan pembangunan Bangunan Pengendali Lahar Dingin/Sedimen tersebut.

‎‎Ditambahkannya, Dengan durasi kontrak selama 22 bulan direncanakan sesuai kontrak,  yang sudah terpakai saat ini memasuki bulan ke-8 progres kita tetap ada peningkatan dan berkemajuan dari schedule yang ada, hal ini dikarenakan para pekerja sudah memahami tata laksana kerja yang diemban masing-masing, katanya.

‎‎Diketahui proyek Multiyear dengan kontrak Ratusan Miliar ini  sebagai Pelaksana  PT.Subur Berkah, KSO dengan anggaran APBN tahun 2025-2027  full, dengan Nomor Kontrak HK 0201-Bws5.8.1/04/2025 akan memakan durasi waktu 22 bulan terhitung semenjak tahun 2025 akhir (Desember), sampai pertengahan tahun 2027 mendatang.

‎‎Seiring dengan cuaca musim hujan saat ini, dikatakan Tata, bahwa pihaknya selalu update setiap satu jam sekali dengan kondisi cuaca yang mungkin saja terjadi, pihaknya selalu sharing dengan pihak BMKG terkait kondisi cuaca, yang selama ini kondisi hujan deras dan berjangka waktu lama masih dalam ambang batas, dan tidak menjadi kendala dalam melaksanakan pekerjaan.

‎‎” Kita selalu Update per 1 jam sekali tentang kondisi cuaca dengan pihak BMKG, dan sampai hari ini masih dalam ambang batas”, kata Tata kepada ONtime.ID,Sabtu (07/11).

‎‎Sebagaimana pemberitaan terdahulu,  SaboDam Sungai Jambu, merupakan salah satu dari 4 Titik pekerjaan Sabo Dam dengan rekanan yang sama di Provinsi Sumatera Barat,  yang owner pelaksanaannya berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum Cq,Dirjend Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) V Padang.

‎‎Selain SaboDam Batang Malana, juga terdapat di Pagu-Pagu Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, Batang Anai Tanah Datar (PadangPanjang), dan Batang Katik Sungai Puar Kabupaten Agam.  [TIM]