PASBAR, ONTIME.ID—Dalam rangka pencapaian visi dan misi Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) guna mewujudkan Pasbar Beriman, Cerdas, Sehat, Bermartabat, Sejahtera, dan Berwawasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar menggelar Pembinaan Dai Nagari se-Kabupaten Pasbar di Hotel Guchi Pasbar, Rabu (6/12).
Kegiatan itu langsung dibuka oleh Bupati Pasbar, Hamsuardi didampingi Staf Ahli, Armen, Asisten I, Setia Bakti; Asisten III, Raf’an; Kabag Kesra, Hartasani; dan Kabag Umum, Faisal. Selain membuka kegiatan itu, Hamsuardi juga bertindak sebagai narasumber yang memberi arahan dan materi pada peserta pembinaan.
Hamsuardi menjelaskan, kegiatan pembinaan merupakan upaya persamaan pandangan bagaimana agar masyarakat Pasbar meningkat amal ukhuwah Islamiyah-nya. Sesuai visi misi dan harapan, Pemkab menginginkan untuk mengangkat dai nagari yang dulunya hanya 19 dai dan saat ini sudah bertambah dan akan bertambah seiring dengan pemekaran jorong yang sedang berlangsung di Pasbar.
“Dulu dai kita hanya berjumlah 19 orang. Alhamdulillah saat ini semua nagari sudah ada dai nagarinya. Harapan kita, ketika diangkat menjadi dai nagari tentu banyak halangan dan rintangan yang dihadapi, sebab di mana kebaikan sekecil apapun akan menemui banyak rintangan. dai kita harus tetap kokoh dalam menyampaikan kebaikan di tengah-tengah masyarakat. Pasbar ini masyarakatnya heterogen, banyak persoalan yang akan dihadapi untuk melihat kebersamaan dan persatuan kita,” ucapnya.
Lebih lanjut ia meminta dai nagari itu untuk membentuk remaja masjid, agar generasi muda terbentuk akhlaknya dan terhindar dari pengaruh buruk. Kemudian, menjalankan kembali didikan subuh bagi anak-anak serta wirid dan pengajian ibu-ibu yang rutin setiap minggunya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Pasbar, Hartasani menyebutkan, pembinaan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama akan diikuti oleh dai nagari dari 5 kecamatan, yakni Kecamatan Talamau, Pasaman, Sasak Ranah Pasisie, Luhak Nan Duo, dan Kecamatan Kinali. Sesi pertama diikuti sebanyak 89 orang. Sedang dai nagari dari enam kecamatan lagi memulai kegiatan pada sorenya. Jumlah keseluruhan dai sebanyak 205 dai.
“Pelatihan ini akan diisi juga oleh Bupati sebagai narsumber. Ada juga sebagai narasumber nanti Sekda, Asisten I, dan Kepala DPMN. Pembinaan dai ini bertujuan agar visi misi bupati terutama di bidang keagamaan dapat terwujud dan terlaksana di tengah-tengah masyarakat,” katanya. (ows)













