PADANG, ONTIME.ID – Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof Ganefri memastikan tidak ada kenaikan biaya uang kuliah tunggal atau UKT pada tahun ajaran baru 2024-2025 di kampusnya, malahan berniat untuk menurunkan UKT. Hal itu disampaikan menyikapi polemik kenaikan UKT di sejumlah perguruan tinggi negeri belakangan.
“Kita telah memutuskan tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal di UNP. Daripada kita menaikan UKT tentu usaha yang kita bangun. Perguruan tinggi PTNBH itu harusnya dia tidak berfikir untuk menaikan UKT tetapi berfikir untuk menurunkan UKT,” ujarnya saat Grand Opening UNP Mart di Kampus III UNP, Jalan Raya Gadut, Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Senin (20/5).
Ganefri mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada UKT yang mahal, hanya ada permasalahan persepsi. Permendikbud nomor 2 tahun 2023 terkait pengaturan UKT, sebenarnya kementerian ingin menertibkan terkait dengan iuran pengembangan institusi.
“Saya berharap rektor terutama PTNBH jangan untuk meningkatkan Income generating lembaga jangan dari UKT, tapi carilah unit usaha lain yang bisa mengembangkan dan meningkat. UNP saja hampir Rp200 miliar pendapatan di luar UKT per tahunnya. Daripada Rp200 miliar dibebankan ke mahasiswa berapa mereka harus membayar,” katanya.
Ganefri mengatakan, UNP terus memperluas unit usaha untuk meningkatkan pendapatan. Salah satunya dengan mendirikan ritel yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat dan mahasiswa di sekitar kampus.
Menurutnya, ritel yang berada di lingkungan kampus merupakan yang pertama didirikan. Lokasi pertama yang berada di kampus 3 UNP Ulu Gadut, Kota Padang dipilih karena berdekatan dengan asrama mahasiswa dan juga lingkungan masyarakat.
“Dengan berdirinya UNP Mart diharapkan dapat memenuhi kebutuhan harian mahasiswa yang lebih kurang 300 orang tinggal di asrama. Selain itu, masyarakat sekitar juga dapat berbelanja di ritel tersebut karena harga yang ditawarkan juga terjangkau,” katanya.
Ganefri menambahkan, unit usaha ritel ini selanjutnya akan dikembangkan lagi. Tidak hanya menjual barang harian, namun nanti mahasiswa juga dapat belajar sambil nongkrong dengan adanya cafe dengan layanan wifi gratis. Kemudian, selanjutnya UNP Mart akan dibangun di Kampus 5 di Kota Bukittinggi dan juga kampus utama di Air Tawar.
“Pemilihan lokasi UNP Mart sebelum dibangun telah dilakukan survei terlebih dahulu. Apalagi, pendirian UNP Mart juga upaya universitas dalam meningkatkan pendapatan dari berbagai unit usaha,” ucapnya. (vand)













