PADANG PARIAMAN, ONtime.ID – SMAN 1 Batang Anai, sekolah favorit di Padang Pariaman, baru saja menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2025 dengan konsep inovatif dan penuh semangat.
Kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan program pendidikan selama tiga tahun ke depan, melampaui sekadar seremonial biasa. MPLS tahun ini menjadi lebih dari sekadar pengenalan; ia menjadi fondasi bagi pembentukan karakter, nilai-nilai dasar pendidikan, dan pemahaman akan kultur sekolah yang unggul.
SMAN 1 Batang Anai, yang selalu menjadi incaran para orang tua di Padang Pariaman, terus berkembang signifikan. Perkembangan ini terlihat dari peningkatan jumlah siswa, fasilitas yang semakin lengkap, dan prestasi akademik serta non-akademik yang membanggakan. Ribuan alumni sekolah ini telah berkontribusi nyata dalam berbagai bidang pembangunan bangsa.
Pembukaan MPLS 2025 berlangsung meriah, ditandai dengan antusiasme tinggi dari guru, panitia, dan siswa baru. Kepala SMAN 1 Batang Anai, Zulbaidah, menekankan pentingnya MPLS sebagai wahana pembentukan karakter, semangat belajar, dan kebersamaan. Beliau menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan investasi untuk masa depan siswa.
Kegiatan MPLS di SMAN 1 Batang Anai mencakup:
- – Pengenalan Lingkungan Sekolah: Siswa diperkenalkan dengan fasilitas, program akademik, dan budaya sekolah.
- – Pembentukan Karakter: Penanaman nilai kedisiplinan, semangat belajar, dan tekad kuat untuk meraih cita-cita.
- – Penumbuhan Kebersamaan: Kegiatan interaktif dan permainan edukatif untuk membangun solidaritas antar siswa.
- – Pengenalan Program Unggulan: Pemahaman mendalam tentang jurusan (IPA dan IPS) dan kompetensi dasar.
Selain itu, MPLS juga meliputi materi pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, akhlak, budaya, dan kejujuran. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menciptakan atmosfer belajar positif dan memotivasi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Siswa juga diperkenalkan dengan visi, misi, dan tata tertib sekolah. Inklusi senam sehat anak Indonesia sholat, Sholat Zuhur berjamaah, dan kultum juga menjadi bagian integral dari program MPLS ini, selaras dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016.
Respon positif dari siswa baru menunjukkan keberhasilan MPLS 2025. Mereka antusias mengikuti seluruh sesi dan tak sabar untuk bergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler dan program akademik sesuai minat mereka.
Zulbaidah berharap MPLS ini memberikan fondasi kuat bagi siswa untuk menempuh pendidikan selama tiga tahun ke depan. Beliau juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan warga sekolah untuk terus mendukung perkembangan siswa, baik akademik maupun karakter. MPLS, menurut beliau, adalah langkah awal menuju kesuksesan, dan keberhasilan langkah awal ini akan menentukan perjalanan pendidikan mereka selanjutnya.
Jadikan MPLS ramah adalah Cikal Bakal Generasi Unggul yang Madani, Empati, menjujung tinggi nilai kejujuran, Anti Kekerasan dan Cinta Lingkungan. (*)













