PESSEL, ONTIME.ID —Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sukses menyabet gelar juara 1 pada final lomba lagu Panggilan Jihad karya Buya Hamka tingkat Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumbar di Padang Minggu (12/3) kemarin.
Kepala SMKN 1 Painan, Syamsul Mardan, mengatakan prestasi tersebut merupakan buah manis dari usaha yang dilakukan melalui latihan yang maksimal oleh grup vokal siswa/siswi SMKN 1 Painan.
“Sebab dari upaya dan latihan maksimal itu, grup vokal siswa/siswi SMKN 1 Painan berhasil menyisihkan 12 grup lainnya dari SMK/SMA se Sumbar yang mengikuti final di Auditorium Gubernuran Sumbar. Sebagai kepala sekolah saya mengucapkan selamat, dan juga merasa bangga atas prestasi yang mereka raih ini,” ucapnya.
Ia menjelaskan 12 grup vokal yang tampil pada final lomba lagu panggilan jihad ituz merupakan peserta terpilih yang telah melewati serangkaian tes seleksi yang ketat yang diikuti oleh 112 grup vokal SMK dan SMA se Sumatra Barat.
“Mereka itu terpilih ikut final setelah sebelumnya tampil melalui seleksi yang ketat. Ratusan grup tersebut tampil di Channel Youtube HRS Way. Dari ratusan itu, diputuskan 10 group masuk dalam tahap final, dan ditambah 2 grup yang mendapatkan Wild Card. Dua grup yang mendapatkan Wild Card ini berdasarkan penilaian dari dewan juri profesional,” terangnya.
Ia menambahkan , prestasi itu bukan saja menjadi kebanggan SMKN 1 Painan, namun merupakan kebanggaan masyarakat Pessel secara umumnya. Dijelaskan juga bahwa berkat prestasi juara 1 itu, SMKN 1 Painan mendapatkan hadiah istimewa berupa 1 unit mobil bus sekolah untuk operasional.
Selain mobil bus untuk sekolah, kita juga mendapatkan bonus tambahan uang pembinaan dari Haji Rahmat Saleh (HRS), anggota DPRD Sumbar.
Melalui prestasi ini, sehingga di bulan Maret 2023 ini SMKN 1 Painan telah mendapatkan dua prestasi. Diantaranya the winner duta genre putri Pesisir Selatan, dan juara 1 lomba cover lagu Jihad karangan Buya Hamka ini,” jelasnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Wilayah VII Sumbar, Muslim Arif, mengatakan pihaknya mendorong semua sekolah di daerah itu untuk terus berupaya meningkatkan berbagai prestasi, baik secara akademik maupun melalui kegiatan ekstrakurikuler lainnya. (*/vand)













