Politik

Suwirpen Suib: Tingkatkan Mutu Pendidikan untuk Kemajuan Daerah

332
×

Suwirpen Suib: Tingkatkan Mutu Pendidikan untuk Kemajuan Daerah

Sebarkan artikel ini
Suwirpen
Suwirpen Suib: Tingkatkan Mutu Pendidikan untuk Kemajuan Daerah

PADANG, ONTIME.ID- Pendidikan merupakan instrumen strategis untuk memajukan pembangunan daerah dari segala sektor. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus  giat dalam peningkatan mutu, termasuk lebih meningkatkan sarana prasarana.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib saat Monitoring Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Bidang Kesejahteraan Masyarakat ke SMK 1 Kota Solok, baru-baru ini.

Dia mengatakan SMK 1 Kota Solok memiliki siswa-siswi potensial dengan disiplin ilmu  yang mereka pelajari, jika terus diasah akan memberikan banyak manfaat untuk masa depan Sumbar. Pada sekolah itu memiliki beberapa jurusan yaitu Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Teknik Komputer dan Jaringan Manajemen Bisnis.

“Tidak hanya itu, broadcasting juga ada pada sekolah itu. Sekolah ini akan  terus dilihat perkembangannya agar bisa melahirkan siswa yang mampu membuka lapangan kerja sendiri di masa depan,” katanya.

Disisi lain dia mengungkapkan, masih banyak sekolah-sekolah yang kekurangan Sapras untuk belajar para siswa. Banyak yang harus dibenahi pada sektor pendidikan, terutama untuk SMA dan SMK yang notabene adalah kewenangan pemerintah provinsi (pemprov).

Suwirpen menilai, pada evaluasi sebelumnya, masih didapati banyaknya anak-anak SMA atau SMK yang tidak mendapatkan tempat pada sekolah-sekolah yang dianggap layak, hal itu harus menjadi perhatian semua pihak.

“Jadi peningkatan SDM untuk menuju Sumbar Emas 2045 tidak terlepas dari sektor pendidikan yang berjalan maksimal,” katanya.

Di sisi lain, Suwirpen juga menyinggung perihal kelangsungan Perguruan Tinggi (PT) di Sumbar. Menurutnya, PT harus kembali ke masa jaya dulu, dimana banyak orang-orang Indonesia yang belajar ke Sumbar.

Secara keseluruhan untuk dunia pendidikan Sumbar, DPRD telah mengalokasikan anggaran total 20 persen dari total APBD, namun mayoritas alokasi tersebut banyak digunakan untuk operasional atau gaji tenaga pendidikan

Suwirpen menekankan bahwa peningkatan SDM menuju Sumbar Emas 2045 tidak terlepas dari optimalnya sektor pendidikan. Evaluasi sebelumnya menunjukkan kekurangan tempat untuk siswa SMA/SMK yang dianggap layak, serta kelengkapan Sapras yang masih memprihatinkan. (vand)