Olahraga

Tim Garuda Kembali Mencoba Merajut Mimpi

567
×

Tim Garuda Kembali Mencoba Merajut Mimpi

Sebarkan artikel ini
Garuda
Indonesia akan menantang Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023. Menghadapi salah satu tim elite Asia, ini tantangan terbesar skuad Garuda.

DOHA, ONtime.ID – Indonesia akan menantang Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023. Menghadapi salah satu tim elite Asia, ini tantangan terbesar skuad Garuda. Tim asuhan Shin Tae Yong akan mencoba kembali merajut mimpi untuk bisa kembali melaju lebih jauh dan mencetak sejarah.

Indonesia akan berhadapan dengan Australia di Jassim bin Hamad Stadium, Minggu (28/1), pada laga 16 besar Piala Asia 2023. Tim Merah-Putih lolos secara dramatis sebagai satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.

Kelolosan itu tak lepas dari jasa Kirgistan menahan Oman 1-1 dalam laga terakhir Grup F. Hasil itu memastikan Oman tertahan dengan dua poin dan tak menyalip Indonesia di klasemen peringkat tiga terbaik. Indonesia selanjutnya ditunggu partai sulit kontra Australia. Tim peringkat 25 FIFA itu sedang dalam momen bagus.

Tim besutan Graham Arnold tersebut belum pernah kalah sejak 17 Oktober tahun lalu. Terakhir kali The Socceroos kalah adalah kala beruji coba dengan Inggris, saat mereka takluk 0-1 akibat gol Ollie Watkins.

Sejak saat itu mereka melewati tujuh pertandingan tanpa kalah. Bahkan Mathew Ryan dkk memenangi enam di antaranya dan rangkaian kemenangan itu baru terhenti saat ditahan Uzbekistan di laga terakhir Grup B Piala Asia 2023.

Hasil itu pun tak mengubah banyak hal karena Australia sudah dipastikan lolos saat menuju ke pertandingan. Satu hal yang mencolok dari tren positif Australia saat ini adalah pertahanan mereka yang solid. Australia selalu clean sheet di enam kemenangan beruntun yang mereka catatkan. Rangkaian itu baru terhenti kala dibobol Uzbekistan.

Ini pula yang akan menjadi tantangan terbesar Indonesia nanti. Shin Tae-yong bakal harus mencari cara untuk menembus pertahanan Australia. Uzbekistan sendiri berhasil melakukannya lewat skema umpan silang dan sundulan, memanfaatkan fisik mereka yang tak kalah dari sang lawan. Sementara Indonesia punya keunggulan dalam kecepatan dan kelincahan para pemain.

Tidak cuma soal kualitas dan pengalaman para pemain, tapi Australia juga unggul dalam head-to-head. Menurut Transfermarkt, Indonesia dan Australia sudah 13 kali bertemu. Indonesia inferior di hadapan Australia karena cuma dua kali menang, sisanya tiga imbang serta delapan kali kalah! Kemenangan terakhir didapat Indonesia saat bertemu di laga terakhir Grup 1 Kualifikasi Piala Dunia 1982 zona Asia dan Oseania 30 Agustus 1981.

Pada laga di Stadion Gelora Bung Karno itu, Skuad Garuda kala itu menang 1-0 lewat gol Herry Risdianto pada menit ke-88. Yang pertama terjadi di Kualifikasi Olimpiade Zona Asia pada 1 Januari 1960 dengan skor 2-0.

Pertemuan terakhir Indonesia dengan Australia terjadi di Brisbane pada Kualifikasi Piala Asia 2011 3 Maret 2010. Australia menang 1-0 lewat gol Mark Milligan pada menit ke-42. Dari statistik gol, Indonesia cuma bisa mencetak delapan gol dan kebobolan 23 gol! Bagaimana dengan pertemuan ke-14 akhir pekan ini? Kita tunggu saja.(vand)