Nasional

Tim Komisi IX DPR RI Kunjungi Pasar Raya

290
×

Tim Komisi IX DPR RI Kunjungi Pasar Raya

Sebarkan artikel ini
tim
Ketua Tim Komisi IX DPR RI bersama BBPOM di Padang saat melakukan pengawasan di Pasar Raya Padang dengan melakukan pengujian sampel langsung di lapangan, Kamis (7/4).

PADANG, ONTIME.ID – Tim Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) spesifik terkait pengawasan peredaran makanan dan minuman pada Ramadan, Kamis (7/4). Ketua tim kunker Nihayatul Wafiroh mengatakan, kedatangannya dengan tim adalah bentuk tanggung jawab untuk melakukan pengawasan makanan dan minuman.

“Apalagi tahun ini kita ramadan perdana kita dalam masa new normal. Mengingat dua tahun belakangan segala kegiatan kita terhenti, termasuk kegiatan di bulan Ramadan,” ujarnya di Aula Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Padang.

Ia menuturkan, dengan kondisi tersebut membuat pasa pabukoan yang menjadi tradisi selama ini bisa beroperasi kembali. Untuk itu, pihaknya memastikan bahwa jajanan pabukoan yang dijual itu berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

“Hari ini (Kemarin red) kita akan melakukan pengawasan langsung ke Pasar Raya Padang untuk memastikan bahan yang dijual oleh pedagang itu aman dari bahan-bahan berbahaya,” katanya menambahkan.

Dari pantauan, tim dan rombongan datang melakukan pengawasan ke Pasar Raya Padang dan mengambil beberapa sampel makanan. Mulai dari cendol delima, kerupuk warna merah, dan ikan asin.

Setelah diuji laboratorium sampel tersebut di lokasi, tidak ditemukan bahan dan berbahaya dalam makanan tersebut. Sehingga di kawasan tersebut sementara ini bisa dikatakan aman dan berkualitas.

Sementara itu, Koordinator Substansi Pengujian BBPOM di Padang Hilda Murni mengatakan, bahwa BBPOM selama Ramadan telah melakukan pengawasan terhadap jajanan pabukoan di beberapa daerah di Sumbar. Sejauh itu, belum ditemukan bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan.

“Biasanya bahan yang berbahaya itu mengandung roda mint, borak, pewarna makanan berbahaya dan lainnya. Namun beberapa daerah yang telah kami kunjungi belum ditemukan bahan berbahaya bagi kesehatan tersebut,” kata Hilda.

Ia menuturkan, tren dari tahun ke tahun, BBPOM telah mendata bahwa terjadi penurunan angka temuan zat berbahaya dalam makanan jajanan pabukoan disetiap daerah di Sumbar. Hal itu menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan kesehatan mulai meningkat.

“Kami berharap tidak ada lagi pedagang nakal yang membuat makanan dari bahan berbahaya. Sehingga kesehatan kita semua bisa terjaga,” ucap Hilda menutup.

Dalam kunjungan tim komisi IX DPR RI ini turut serta Darul Siska (Fraksi Golkar), Harvey B Malaiholo (Fraksi PDI Perjuangan), Rahmat Handoyo (Fraksi PDI Perjuangan), Arzeti Bilbina (Fraksi PKB), Wenny Haryanto (Fraksi Golkar), Ade Rezki Pratama (Fraksi Gerindra), Syuir Syam (Fraksi Gerindra) dan Nurhadi (Fraksi Nasdem). Serta Direktur Pengawasan peredaran Pangan Olahan Ratna Irawati dan Deputi Wilayah Sumbarteng Jambi BPJS Kesehatan Eddy Sulistihanto Hadie. (*/ot)