Kab. Pesisir Selatan

14 Ribu Pelajar SD dan SMP di Pessel Terima KIP

409
×

14 Ribu Pelajar SD dan SMP di Pessel Terima KIP

Sebarkan artikel ini
Pelajar
Bupati Pessel, Drs.Rusma Yul Anwar, MPd menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara simbolis kepada salah seorang siswa SD Negeri, dalam peringatan HUT Pendidikan Nasional di GOR Ilyas Yakup Kota Painan.

PAINAN , ONtime.ID, – Sebanyak 14 Ribu orang siswa di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara lokal dari Bupati Pessel.

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, menerbitkan keputusan yang berpihak kepada warganya dengan meluncurkan Program Pesisir Selatan Pintar (P2SP) bagi lebih 14 ribu penerima yang terdiri dari murid SD dan SMP.

Program tersebut menyasar keluarga miskin dan sangat miskin, yang selama ini belum tertampung oleh Program Nasional, Kartu Indonesia Pintar (KIP), sehingga Pemda Pessel memandang perlu untuk menelurkan program PIP versi lokal ini.

“Saya berharap murid SD dan SMP yang belum dapat beasiswa sedikit terbantu oleh P2SP ini” kata Bupati pada penyerahan secara simbolis P2SP, usai upacara Hardiknas di lapangan Ilyas Yakub, Painan (2/5).

Lebih jauh Bupati Rusma Yul Anwar menegaskan, bahwa sesuai dengan visi dan  misinya sejak awal memang fokus pada tiga sektor, salah satunya bidang pendidikan dan bisa terpenuhi.

“Saya bersama seluruh jajaran pemerintah daerah memajukan semua sektor, sedangkan pada sektor pendidikan salah satu jadi tujuan penting pemerintah daerah saat ini, kuantitas dan kualitas. Semoga P2SP ini turut membantu orang tua guna memenuhi kebutuhan sekolah untuk anak-anak dari seluruh keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Salim Muhaimin,SPd.,MSI, menjelaskan secara teknis bahwa jumlah murid Sekolah Dasar penerima 10.750 orang dan mendapatkan bantuan Rp450.000,- orang per tahun. Sementara itu Siswa SMP sebanyak 4.038 penerima dan mendapatkan beasiwa sebesar Rp750.000 orang per tahun.

“Sedangkan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp7,5 miliar. Semua ini untuk memberikan kepastian pendidikan yang adil dan merata pada seluruh keluarga kurang mampu di Kabupaten Pessel ini,” ungkap Salim mengakhiri. (vand)