PADANG, ONTIME.ID—Jemaah haji asal Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Rabu (19/7) pagi.
Dilaporkan, sebanyak tiga orang jemaah haji yang berjumlah total 317 orang itu, meninggal dunia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pasbar, Hendra Putra yang menyambut kepulangan jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) III itu menyebut, jumlah keberangkatan jemaah haji asal Pasbar berjumlah 317 orang. Sebanyak tiga orang meninggal dunia di Tanah Suci dan satu orang batal pulang karena sakit.
Selain jemaah haji dari Pasbar, rombongan jemaah haji ini juga berasal dari Kabupaten Mentawai, Kota Padang, dan, Kabupaten Solok, yang ditotalkan sebanyak 392 orang.
Setelah penyambutan jemaah haji di BIM, juga dilakukan penyerahan rombongan jemaah haji kloter III secara resmi dari PPIH Debarkasi Padang kepada pemerintah daerah, yang diterima Hendra Putra di Asrama Haji Padang Pariaman
Kabiro Kesra Setdaprov Sumbar, Al Amin membuka sekaligus mengucapkan selamat datang kepada jemaah haji kloter III. Dengan kembalinya ke Tanah Air, jemaah haji diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama melaksanakan haji dan hajinya mabrur.
Ia juga menjelaskan 3 aspek kemabruran haji, yaitu aspek kepribadian, ialah menjaga lisan dari berkata kotor dan tidak menyakiti orang lain. Kemudian, aspek ubudiyah, adalah meningkatkan kualitas ibadah dengan melaksanakan salat fardu, menunaikan puasa sunah, dan amalan lainnya. Lalu, aspek sosial, adalah membangun komunikasi yang baik dengan tetangga dan meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti.
“Sudah lebih kurang 42 hari meninggalkan Tanah Air dan tepat hari ini (kemarin, red) kembali ke Tanah Air. Selamat datang kembali di Tanah Air dan selamat berkumpul dengan keluarga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah haji,” ujar Al Amin.
Sementara itu, Sekda Hendra Putra mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji Pasbar. Ia sangat bahagia melihat jemaah kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat walafiat.
Ia juga mengimbau agar seluruh jemaah haji dapat menjaga ibadah haji sampai di wilayah masing-masing dan bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Kemudian, dapat memberikan kontribusi dalam membangun daerah, sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera dan religius, serta apa yang telah didoakan dalam pelaksanaan ibadah haji terkabulkan. “Semoga menjadi haji yang mabrur,” ujar Hendra Putra. (agus)













