Politik

Supardi: Optimalkan Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat

443
×

Supardi: Optimalkan Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
SDA
Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat melaksanakan safari Ramadan ke Masjid Makmur, Kelurahan Ampangan Kapalo Koto, Kota Payakumbuh, Jumat (14/3).

PAYAKUMBUH, ONTIME.ID- Betung merupakan salah satu Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di Kelurahan Ampangan Kapalo Koto, Kota Payakumbuh. Untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, potensi SDA itu harus dikelola, agar produknya bisa menjadi komoditi ekspor.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi saat memimpin rombongan Tim Safari Ramadan (TSR) III ke Masjid Makmur, Kelurahan Ampangan Kapalo Koto, Kota Payakumbuh, Jumat (14/3).

Untuk diketahui, kondisi Masjid Makmur terletak pada area yang rawan longsor, sehingga butuh penguatan-penguatan pada beberapa sisi bangunan.

Supardi mengatakan, kelurahan Ampangan Kapalo Koto sangat terkenal dengan penghasil batung yang berkualitas, namun sayangnya masyarakat di sana masih belum memanfaatkan potensi itu untuk memproduksi kerajinan yang bernilai jual tinggi.

Terkait potensi betung di daerah tersebut, Ketua DPRD Sumbar Supardi pernah meletakan anggaran pokok-pokok pikiran untuk membuat festival batung, namun sayang tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh.

Menurut data, ada 300 jenis kerajinan dari betung di dunia. Bahkan betung juga digunakan untuk bahan konstruksi bangunan dibeberapa negara.

“Jadi masyarakat Ampangan Kapalo Koto harus bisa mengolah betung menjadi komoditi ekspor,” katanya.

Supardi berkomitmen untuk membawa hasil olahan betung dari masyarakat Ampangan Kapalo Koto mengikuti ekspo di luar negeri, namun kualitas produk memang harus bisa bersaing. Dengan adanya upaya tersebut diharapkan produk masyarakat setempat bisa merambah pangsa pasar yang lebih luas.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sumbar juga menyalurkan bantuan hibah untuk pengembangan pembangunan masjid senilai Rp50 juta, ditambah dengan bantuan dari Bank Nagari Rp10 juta, bantuan Al-Quran juga diberikan sebanyak 20 buah.

Sementara itu pengurus masjid Yalma Doni Datuak Rajo Lelo mengatakan, kedatangan Tim Safari Ramadan pemerintah provinsi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi diharapkan memberikan berkah terhadap kelangsungan masjid. Saat ini masjid tersebut berada pada kawasan rawan longsor, dan pernahterkena longsor beberapa waktu lalu, namun sisi bangunan yang rusak belum diperbaiki hingga sekarang.

Dia mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan safari Ramadan Ketua DPRD Sumbar.

“Mudah-mudahan kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan ini semakin menambah semangat bagi kami untuk terus memakmurkan masjid ini,” tuturnya. (vand)