Pendidikan

BPOM Sosialisasi Penerimaan CASN di UNAND

318
×

BPOM Sosialisasi Penerimaan CASN di UNAND

Sebarkan artikel ini
Unand
Wakil Rektor I UNAND Syukri Arief menyerahkan cenderamata ke perwakilan BPOM.

PADANG, ONTIME.ID—Badang Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar sosialisasi rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) penerimaan tahun ini di Convention Hal Universitas Andalas (UNAND), Senin (20/5).  Kegiatan yang berjuluk Basuo jo Bacarito itu menggangkat tagline Where Talent Meets Opportunity dan diikuti sekitar 500 peserta.

“Sudah dua tahun Badan POM tidak membuka formasi CASN. Baru tahun ini BPOM membuka formasi CASN sebanyak 781 formasi dengan 28 jabatan. Untuk unitnya bisa di pusat dan UPT,” kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia BPOM RI Irwansyah.

Lebih jauh dikatakan Irwansyah, melalui kegiatan ini BPOM bisa mendapatkan lulusan yang linie dengan posisi yang dibutuhkan dan siap untuk bekerja. “Formasi atau posisi yang dibuka untuk memenuhi tiga tugas utama yaitu, pengawas obat dan makanan, pengawasan pangan olahan, serta pengawasan obat tradisional,”katanya.

Beberapa di antara formasi dibuka adalah pengawas farmasi, analis pengembangan keuangan, analis sumber daya manusia, auditor, pengelola barang dan jasa, perencana, peralatan komputer, statistisi, dan berbagai formasi lainnya. “Kami banyak mencari lulusan apoteker, farmasi, teknik pangan, kimia, dan biologi. Selain itu, posisi di bidang keuangan, perencanaan dan juga yang bidang penjualan obat secara online,” ungkapnya.

Ia mengatakan saat ini, pegawai BPOM 70 persen milenial dan gen Z. Pegawai yang berpendidikan S1 sebanyak 2.300 pegawai dan profesi 1.497 pegawai dengan jumlahnya didominasi oleh pegawai perempuan. Dari data kepegawaian itu, sebut Irwansyah, sekitar 223 alumni UNAND memperkuat jajaran BPOM yang tersebar di 85 unit kerja. “Berharap melalui sosialisasi ini akan ada talenta-talenta digital baru dari Unand yang bergabung dengan BPOM,” tuturnya.

Sementara Wakil Rektor I UNAND Syukri Arief berharap dari 781 formasi CASN BPOM tahun ini, mudah-mudahan banyak dari alumni UNAND yang lolos seleksi. “Dari informasi Biro SDM Badan POM, UNAND menempati rangking ke-5 berkontribusi dan terlibat dalam BPOM,” tuturnya.

UNAND sendiri, katanya, siap mengisi pos-pos yang dibutuhkan BPOM. Apalagi saat ini Universitas Andalas telah menerapkan kurikulum merdeka. “Tahun ini sangat banyak mahasiswa Unand yang ikut MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di berbagai industri, termasuk Badan POM sendiri,” ucapnya.

 

Ia berharap hal-hal yang telah terjalin dan terbangun selama ini dengan BPOM, mudah-mudahan bisa berjalan lebih baik lagi. “Kami berharap selalu terbangun koordinasi yang baik antara Unand dengan Badan POM. Sehingga kita sebagai sumber penghasil sumber daya manusia mudah-mudahan bisa mendapatkan tempat-tempat yang terbaik juga dalam pekerjaan nanti,”ujarnya. (vand)