Ekonomi

Yarsi Sumbar Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Rp1,8 Miliar

307
×

Yarsi Sumbar Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Rp1,8 Miliar

Sebarkan artikel ini
Yarsi
Sekretaris Umum Yarsi Sumbar Anisral menyerahkan secara simbolis bantuan zakat, infak, dan sedekah Yarsi Sumbar kepada masyarakat penerima.

PADANG, ONTIME.ID- Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumatra Barat (Sumbar) menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari karyawan sebesar Rp1,8 miliar lebih pada Ramadan 1443 hijriah lalu.

 

“Tahun ini ada Rp1,8 miliar lebih dana zakat, infak dan sedekah yang kita salurkan. Dana ini berasal dari seluruh karyawan Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina se-Sumbar, Universitas Mohammad Nasir Bukittinggi, dan Masyithah,” ujar Ketua Umum Yarsi Sumbar Prof Masrul belum lama ini di Padang.

 

Masrul menyampaikan, dana zakat dan infak ini dihimpun oleh Lazis Yarsi Sumbar sebagai Mitra dari Laznas Dewan Dakwah. Penyalurannya sendiri dilakukan oleh RS. Ibnu Sina se-Sumbar, serta Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi dan diberikan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

 

Dikatakannya, dana zakat dan infak karyawan Yarsi Sumbar sebesar Rp 1,8 miliar lebih ini didistribusikan kepada beberapa pihak, diantaranya untuk membantu masyarakat korban gempa bumi Pasaman, biaya pendidikan anak kurang mampu, fakir miskin, dai/daiyah kerja sama dengan Dewan Dakwah Indonesia.

 

“Kemudian zakat dan infak disalurkan kepada karyawan golongan I, pensiunan, renovasi masjid, bantuan paket sembako untuk masyarakat, dan bantuan berobat pasien tidak mampu,” katanya.

 

Lebih jauh Masrul menyampaikan, dana Rp1,8 miliar lebih tersebut dibagi dalam dua kategori, yaitu dana infak dan sedekah sebesar Rp1,6 miliar lebih dan dana untuk zakat sebesar Rp176 juta lebih.

 

Menurutnya, dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, dana zakat dan infak karyawan mengalami peningkatan yang signifikan. Pasalnya, tahun 2021 lalu dana zakat dan infak tercatat sebesar Rp1 miliar.

 

“Peningkatan jumlah dana zakat dan infak tersebut salah satunya disebabkan karena perekonomian yang sudah mulai membaik dan adanya penambahan jumlah karyawan tiap tahunnya,” katanya.

 

Ditambahkannya, penyaluran zakat dan infak oleh Yarsi Sumbar bertujuan untuk membantu masyarakat yang selama dua tahun terakhir terdampak pandemi Covid-19.

 

“Mudah-mudahan dengan ini kami bisa meringankan beban masyarakat,” ucapnya.

 

Untuk diketahui, Yarsi Sumbar didirikan atas prakarsa Mohammad Natsir beserta tokoh ummat di tahun 1969. Saat ini Yarsi sudah memiliki enam rumah sakit yaitu RS Ibnu Sina Bukittinggi, Padang, Simpang IV Pasaman, Payakumbuh, dan Padangpanjang, lalu Universitas Mohammad Natsir, dan PT Masyithah. (*/red)