Bukittinggi

Rp2,6 Miliar Untuk Revitalisasi Benteng Fort De Kock

479
×

Rp2,6 Miliar Untuk Revitalisasi Benteng Fort De Kock

Sebarkan artikel ini
benteng
Pemko Bukittinggi bakal merevitalisasi kawasan Benteng For De Kock sebagai kawasan wisata sejarah dan pendidikan

BUKITTINGGI, ONTIME.ID — Pemko Bukittinggi menyediakan anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk revitalisasi objek wisata Benteng Fort De Kock. Menurut rencana, pekerjaan revitalisasi akan dimulai tahun ini.

 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi, Hendry mengatakan, saat ini proses revitalisasi Benteng Fort De Kock tengah dalam proses Detail Engineering Design (DED). Setelah proses DED selesai akan dilanjutkan dengan pekerjaan fisik melalui proses tender.

 

“Total anggaran untuk revitalisasi  kawasan bersejarah peninggalan Belanda tersebut sebesar Rp2,6 miliar yang berasal dari APBD Kota Bukittinggi. Dari total anggaran tersebut, Rp2 miliar di antaranya untuk pekerjaan fisik,” ujar Hendry, Selasa (10/5).

 

Ia mengatakan, pekerjaan revitalisasi akan memadukan konsep sejarah dan pendidikan, sehingga keberadaan objek wisata bersejarah itu tidak hanya lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan, namun juga memiliki nilai edukasi.

 

Pemerintah daerah kata Hendry, ingin objek wisata  Benteng Fort De Kock  sebagai kawasan yang memiliki konsep historikal edukatif atau destinasi wisata sejarah dan pendidikan. Nantinya di Benteng Fort de Kock juga akan ada penambahan pencahayaan agar wisatawan bisa menikmati objek wisata bersejarah tersebut dimalam hari.

 

“Kita ingin pengunjung dapat mengetahui nilai sejarah dari Benteng Fort De Kock. Untuk itu, tahun ini kita lebih memantapkan objek wisata Benteng Fort De Kock dengan nuansa konsep historikal edukatif. Jadi objek wisata ini betul-betul kita maknai dengan nuansa sejarah dan pendidikan,” ucap Hendry.

 

Menurutnya, setelah di revitalisasi akan ada perubahan tampilan Benteng Fort De Kock jika dibandingkan dengan wujudnya saat ini. Pada prinsipnya, Pemko Bukittinggi menginginkan agar literatur sejarah Benteng Fort de Kock diupayakan dengan tampilan yang sesuai dengan latar belakang keberadaannya.

 

“Selain revitalisasi objek wisata Benteng Fort de Kock, Pemko Bukittinggi juga berencana untuk merevitalisasi objek wisata Kebun Binatang pada 2023 mendatang. Dengan dilakukannya revitalisasi objek wisata, kita harapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan  ke Bukittinggi,” tuturnya. (*/red)