PADANG, ONtime.ID — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bundo Kanduang bertema “Melestarikan Budaya Minangkabau, Melahirkan Generasi Unggul dan Berakhlak” yang digelar di Hotel Daima, Jumat (15/5/2026).
Dalam pemaparannya, Muhidi menegaskan bahwa Bundo Kanduang memiliki posisi strategis sebagai penjaga utama nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi yang terus memengaruhi kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, tantangan zaman saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk lebih serius menjaga identitas budaya daerah agar tidak terkikis oleh perubahan pola hidup generasi muda.
“Peran Bundo Kanduang sangat penting sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai adat, etika, dan akhlak kepada anak-anak sejak dini. Pelestarian budaya bukan hanya tugas lembaga adat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Muhidi.
Ia menilai, keberhasilan melahirkan generasi unggul tidak cukup hanya diukur dari prestasi akademik, namun juga harus dibarengi dengan pembentukan karakter yang kuat, beretika, dan tetap berpegang pada falsafah hidup masyarakat Minangkabau.
Muhidi juga mengingatkan bahwa nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah harus tetap menjadi pondasi utama dalam kehidupan masyarakat Minang, terutama dalam mendidik generasi penerus di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.
Kegiatan Bimtek tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Minangkabau agar tetap hidup dan diwariskan secara utuh kepada generasi mendatang.
Selain sebagai forum peningkatan kapasitas Bundo Kanduang, kegiatan itu juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya mempertahankan jati diri budaya di tengah tantangan globalisasi.
Dengan semangat kebersamaan dan penguatan nilai adat, diharapkan lahir generasi muda Minangkabau yang tidak hanya cerdas, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai agama, adat, dan moral dalam kehidupan sehari-hari. (*)













