Kab. Tanah Datar

Proyek Pengaspalan Jalan DAU Tanah Datar Rp3,42 Miliar Dikebut, Tiga Ruas Tuntas, Progres Diklaim Capai 60 Persen

132
×

Proyek Pengaspalan Jalan DAU Tanah Datar Rp3,42 Miliar Dikebut, Tiga Ruas Tuntas, Progres Diklaim Capai 60 Persen

Sebarkan artikel ini
Pengaspalan
Finshing Kegiatan Pengaspalan PT. Pandora Energy Persada pada Ruas Panorama -Galanggang, Nagari Tepi Selo, Kec. LBU (Sabtu, 29/08)

TANAH DATAR, ONtime.ID — Pelaksanaan paket pekerjaan pengaspalan jalan kabupaten yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Tanah Datar Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan progres signifikan. Dari lima ruas jalan yang masuk dalam Paket I, tiga ruas dilaporkan telah selesai diaspal, sementara dua ruas lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp3.421.854.600 tersebut dilaksanakan oleh PT Pandora Energy Persada berdasarkan kontrak Nomor 03/Rekon-Jalan-DAU-P.1/BM-PUPR/2026 tertanggal 4 Juni 2026. Pelaksanaan pekerjaan kemudian diperkuat dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor 05/Rekon-Jalan-DAU-P.1/BM-PUPR/2026 tertanggal 15 Juni 2026.

Berdasarkan pantauan ONtime.ID, Minggu (30/8/2026), pekerjaan tersebar pada lima ruas jalan di Kecamatan Lintau Buo dan Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.

Lima ruas tersebut meliputi Durian Bangko–Koto Baru dan Panorama–Gelanggang yang berada di Nagari Tepi Selo, Tabek Akiang–Koto di Nagari Tanjung Bonai, serta Pato–Lingkungan di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara. Sementara satu ruas lainnya adalah Inpres–Talago Sianak di Koto Panjang, Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan tiga ruas, yakni Tabek Akiang–Koto, Panorama–Gelanggang, dan Pato–Lingkungan, secara fisik telah selesai dilakukan pengaspalan.

Sementara itu, dua ruas lainnya masih membutuhkan penyelesaian pekerjaan. Ruas Durian Bangko–Koto Baru masih dalam tahapan pekerjaan pasangan batu, hamparan timbunan serta pemadatan agregat. Sedangkan ruas Inpres–Talago Sianak belum memasuki tahap pengaspalan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan tidak serentak berada pada tahapan yang sama. Namun, pihak pelaksana memastikan keseluruhan pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.

Manajer Teknik PT Pandora Energy Persada, Iswahyudi, saat ditemui ONtime.ID, Minggu (30/8), membenarkan bahwa tiga ruas telah selesai dilakukan pengaspalan.

“Memang ada tiga ruas yang sudah kita aspal dan pekerjaan untuk tiga ruas tersebut dianggap selesai. Dalam pekan ini pihak pelaksana akan segera mengeksekusi pekerjaan yang masih tersisa,” ujar Iswahyudi.

Menurutnya, berdasarkan perhitungan internal pelaksana, progres pekerjaan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 60 persen. Ia menyebut pelaksanaan di lapangan masih berjalan normal dan mengikuti time schedule pekerjaan.

Untuk ruas Durian Bangko–Koto Baru, Iswahyudi menjelaskan, saat ini pekerjaan masih difokuskan pada pasangan batu, timbunan dan pemadatan agregat.

“Untuk ruas Durian Bangko–Koto Baru saat ini tengah berlangsung pekerjaan pasangan batu, hamparan timbunan, pemadatan agregat dan capaian progresnya sudah hampir selesai untuk item pasangan batu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pekerjaan berikutnya dilaksanakan sampai pengaspalan,” katanya.

Sementara untuk ruas Inpres–Talago Sianak, pelaksana menyatakan pengerjaan akan dilanjutkan setelah empat ruas lainnya di wilayah Lintau Buo Utara diselesaikan.

“Kita akan laksanakan setelah empat ruas di Lintau Buo Utara selesai semuanya, dan dilanjutkan dengan pengaspalan di ruas Talago Sianak,” jelas Iswahyudi.

Plang Proyek pada Salah Satu Ruas Yang dikerjakan oleh PT. Pandora Energy Persada

Progres 60 Persen Harus Dibuktikan dengan Mutu dan Ketepatan Waktu

Meski pihak rekanan menyatakan progres pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen, capaian tersebut tentunya tidak cukup hanya dilihat dari persentase pekerjaan secara kuantitatif.

Pekerjaan jalan yang menggunakan anggaran publik harus dipastikan memenuhi seluruh spesifikasi teknis, volume, kualitas material, ketebalan lapisan, mutu konstruksi serta ketentuan yang tercantum dalam kontrak.

Apalagi, tiga ruas telah memasuki atau menyelesaikan pekerjaan pengaspalan. Tahapan selanjutnya menjadi penting untuk memastikan kualitas konstruksi tidak hanya terlihat baik secara visual, tetapi benar-benar memenuhi standar teknis sebagaimana yang dipersyaratkan dalam kontrak.

Pengawasan juga menjadi faktor krusial agar pekerjaan yang telah dinyatakan selesai tidak menimbulkan persoalan baru setelah masa pemeliharaan.

Dalam konteks penggunaan uang negara, ukuran keberhasilan proyek bukan semata-mata seberapa cepat pekerjaan selesai, melainkan apakah pekerjaan tersebut tepat volume, tepat mutu, tepat waktu dan sesuai dengan kontrak.

Untuk itu, konsultan pengawas maupun pihak terkait di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan administratif.

Diketahui, Paket I pekerjaan pengaspalan jalan kabupaten yang bersumber dari DAU Tahun 2026 ini memiliki nilai kontrak Rp3,421 miliar, dilaksanakan oleh PT Pandora Energy Persada, dengan PT Safa Engineering Consultant sebagai konsultan pengawas.

Dengan masih terdapat dua ruas yang belum sepenuhnya memasuki tahap pengaspalan, perhatian publik kini tertuju pada kemampuan pelaksana menyelesaikan seluruh paket sesuai time schedule, sekaligus memastikan kualitas pekerjaan tidak dikorbankan demi mengejar target penyelesaian.

Sebab, pada akhirnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan jalan yang selesai diaspal, tetapi juga jalan yang kuat, berkualitas dan mampu bertahan sesuai umur rencana. (BM)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID