Kab. Pasaman

Wabup Sabar AS Bantu korban Kebakaran di Ladang Panjang

309
×

Wabup Sabar AS Bantu korban Kebakaran di Ladang Panjang

Sebarkan artikel ini
wabup
Wabup didampingi sejumlah kepala OPD saat memberikan bantuan di Kecamatan Tigo Nagari.

PASAMAN, ONTIME.ID – Kebakaran hebat terjadi, Jumat (21/10) sekitar pukul 03.00 dini hari di Kampung Kajai Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Kebakaran tersebut menghanguskan sebuah rumah mewah milik Basriwal.

 

Menurut keterangan warga setempat yang ikut membantu pemadaman  Alkamal, api diketahui membakar rumah tersebut oleh pengendara sepeda motor yang lewat saat itu. Kemudian hal tersebut disampaikan pada warga yang berdekatan dengan rumah tersebut

 

Dan api baru bisa dipadamkan sekitar setengah jam kejadian setelah datangnya mobil pemadam kebakaran dari Kinali kabupaten Pasaman barat.

Sebelumya puluhan masyarakat sekitar juga telah berupaya memadamkan api tersebut dengan peralatan seadanya.

 

Sementara itu, menurut keterangan pemilik rumah yang bersangkutan sedang berada di kota Padang, baru mengetahui kebakaran tersebut setelah diberi kabar oleh anaknya yang menghuni rumah tempat kebakaran tersebut, dan barulah pagi hari ia baru sampai ke rumah, dan melihat rumahnya sudah ludes dimakan si jago merah.

 

Tidak satupun barang-barang bisa diselamatkan, semua hangus terbakar, termasuk surat-surat berharga. Dalam kejadian ini diperkirakan pemilik rumah mengalami kerugian sebesar Rp500 juta rupiah.

 

Dalam hal ini, pemerintah daerah melalui Wakil Bupati Pasaman Sabar AS dan Ketua Baznas Pasaman Asnil M. telah langsung memberikan bantuan melalui Baznas Pasaman berupa  uang sebesar Rp5 juta, dan Dinas Sosial menyerahkan peralatan dapur, sembako.

 

Sabar A.S dalam kesempatan tersebut, Sabtu (22/10) mengatakan, bupati dan Wakil Bupati atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman turut prihatin terhadap musibah kebakaran tersebut. Sebagai  bentuk kepedulian dan perhatian ada sedikit bantuan yang diberikan kepada korban.

 

“Musibah yang terjadi tersebut tidak dapat diketahui kapan datangnya , namun kita harus tetap waspada dan hati-hati agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Kepada korban kiranya dapat sabar dan ikhlas menerima kenyataan ini,” ucap Wabup. (*/red)