PASAMAN, ONTIME.ID—Sebanyak 68 orang warga Saba Balik, Jorong Durian Kadap Nagari Bahagia Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman diduga mengalami keracunan makan. Sejumlah korban bahkan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Kapolsek Panti Iptu Makmur Choir mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara diketahui warga korban keracunan tersebut menghadiri hajatan salah satu warga pada Minggu sore. Namun, satu hari setelah warga tersebut mengalami berbagai gejala seperti mual, pusing, diare hingga sakit kepala.
“Warga diduga mengalami keracunan mulai anak-anak, Remaja dan orang tua, Sebagian ada yang harus dibawa ke RS Ibnu Sina dan juga RS Pratama Padang Gelugur untuk perawatan lebih lanjut, ” ucapnya.
Makmur menambahkan, berdasarkan keterangan yang didapat jenis makanan yang ada pada hajatan tersebut berupa pecal, bakwan, agar-agar hingga buah-buahan. Pihaknya juga telah memfasilitai kasus tersebut dengan mengkoordinasikan dengan warga penyelenggara hajatan.
“Setelah koordinasi dengan pihak Nagari Bahagia dan pihak yang melaksanakan hajatan dan untuk biaya pengobatan dan perawatan pasien di Rumah Sakit dibantu oleh Pihak Nagari,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kadis Kesehatan Kabupaten Pasaman Arma Putra menyampaikan telah menindaklanjuti kasus dugaan keracunan tersebut. Pihaknya bersama Bupati Pasaman Benny Utama juga telah melihat kondisi korban
Ia menambahkan, Pemda juga akan membantu biaya pemulihan dan perawatan warga yang mengalami keracunan tersebut. “Biaya pengobatan dan perawatan masyarakat akan ditanggung oleh Pemda Pasaman,” kata Arma Putra.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam menyajikan makanan, mulai dari bahan yang digunakan hingga memastikan kondisi makanan yang tidak kadarluasa. (*/agus)













