Padang

Bahas Pelestarian Musik Tradisional dan Pariwisata, Ketua DPW Ratu Prabu Sumbar Jhoni Putra, SH Jalin Silaturahmi dengan Wali Kota Padang

295
×

Bahas Pelestarian Musik Tradisional dan Pariwisata, Ketua DPW Ratu Prabu Sumbar Jhoni Putra, SH Jalin Silaturahmi dengan Wali Kota Padang

Sebarkan artikel ini
Musik
Bahas Pelestarian Musik Tradisional dan Pariwisata, Ketua DPW Ratu Prabu Sumbar Jhoni Putra, SH Jalin Silaturahmi dengan Wali Kota Padang

PADANG, ONtime.ID — Ketua DPW Ratu Prabu Sumatera Barat, Jhoni Putra, SH, menjalin silaturahmi hangat dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran, di kediaman pribadi Wali Kota pada Kamis (10/4).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas peran generasi muda dalam pelestarian musik tradisional Minangkabau serta upaya menyambut para wisatawan lokal maupun wisatawan yang datang dari luar Sumatera Barat ke Kota Padang.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua tokoh tersebut sepakat bahwa musik tradisional Minangkabau memiliki nilai budaya tinggi yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Dalam diskusi tersebut, Jhoni Putra menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Ia mengusulkan program kolaboratif antara pemerintah kota dan komunitas seni untuk mengadakan pelatihan dan pertunjukan musik tradisional secara rutin.

“Pelestarian budaya, khususnya musik tradisional, merupakan bagian penting dari identitas kita sebagai orang Minang. Ini juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujar Jhoni Putra.

 

Sementara itu Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program kebudayaan yang melibatkan generasi muda.

“Kota Padang tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya. Kami siap bersinergi untuk menjadikan budaya Minang sebagai magnet pariwisata yang kuat,” tutur Fadly.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang serta peneliti seni dari Universitas Negeri Padang, yang turut memberikan pandangan akademis tentang strategi pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Langkah sinergis ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan akademisi dalam memperkuat identitas budaya Minangkabau serta meningkatkan daya tarik wisata Kota Padang.

Pertemuan tersebut juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas dalam upaya bersama melestarikan budaya Minangkabau dan memajukan sektor pariwisata Kota Padang. (vand)