Pendidikan

Bantu Dunia Usaha, Unand Hadirkan Science Techno Park

523
×

Bantu Dunia Usaha, Unand Hadirkan Science Techno Park

Sebarkan artikel ini
Unand
Rektor UNAND Yuliandri foto bersama dengan tenan, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dr. Ing Uyung Gatot S Dinata foto bersama.

PADANG, ONTIME.ID—Jembatani inovasi di bidang usaha, Universitas Andalas hadirkan Science Techno Park (STP) bagi masyarakat Sumatera Barat.

Harapannya, STP menjadi langkah awal dalam hilirisasi riset yang ada di perguruan tinggi. Termasuk menjadi episentrum dari inovasi, karena perguruan tinggi adalah salah satu aktor yang berperan penting.

Rektor UNAND Yuliandri menyerahkan buku hasil karya dosen kepada perwakilan lounge buku karya dosen.

Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri saat meresmikan gedung STP yang berlokasi di samping Fakultas Teknik pada Jumat (19/5) mengungkapkan, STP mempunyai integrasi dengan kajian penelitian dan kajian produk yang dikoneksikan dengan semua kelembagaan yang berhubungan dengan unit usaha untuk bisa dikembangkan.

Dicontohkannya, program pengembangan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) atau BUMN bisa dibina dan dikoneksikan berdasarkan hasil riset yang dilakukan.

“Sebab hasil riset Universitas Andalas banyak sekali salah satunya berhubungan dengan pengembangan usaha-usaha, makanya dinamakan Techno Park,” ujarnya.

Penyerahan sertifikat kepada tenan STP

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dr. Ing Uyung Gatot S Dinata mengungkapkan STP merupakan satu wahana inovasi yang sudah diandalkan untuk meningkatkan daya saing produk usaha dan bisnis baik daerah maupun nasional.

“STP mencoba membantu dunia usaha dengan meningkatkan daya saing produk. Usaha daerah akan didukung ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di universitas sehingga produknya siap bersaing,” terangnya.

Uyung menuturkan STP Universitas Andalas bertugas untuk mengkomersialisasikan hasil riset dan membina usaha agar ke depannya bisa menguntungkan. Melalui STP, akan bertemu bisnis dengan teknologi, ilmu pengetahuan, dan inovasi.

Ketua Asosiasi STP Indonesia Dr. Lukito Hasta juga mengatakan tujuan didirikannya STP ini sebagai upaya untuk menjamin keberlanjutan aktivitas riset di tanah air.

Dalam momen yang sama, Unand juga meluncurkan ruang buku atau lounge khusus yang berisi 3.425 buku karya dosen Unand  di Lantai III Gedung Perpustakaan. (*vand)