TANAH DATAR, ONtime.ID — Ini bukan masalah nominal besar atau kecil, yang pastinya ini merupakan bantuan untuk masyarakat dan kesejahteraannya, apalagi bantuan tersebut guna kepentingan hajatan orang banyak di sekitar aliran irigasi pertanian.
Paling tidak inilah yang dialami oleh warga petani disekitar hamparan pertanian lahan persawahan dan kebun pada Jorong Kubu Manganiang, Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum kabupaten Tanah Datar.
Pasalnya, pasca Galodoh tahun 2024 lalu, sejumlah lahan pertanian beserta irigasi yang mengaliri sawah para petani banyak yang tertutup dan terban akibat diterjang banjir /galodo, akibatnya banyak lahan pertanian yang tidak bisa dikelola dengan normal akibat saluran irigasi banyak yang rusak.
Banda Silua Jorong Kubu Manganiang misalnya, saluran irigasi (bandar air) ini merupakan saluran primer di jorong tersebut untuk mengaliri lahan persawahan warga, namun karena mengalami rusak berat, akibatnya banyak lahan pertanian yang tidak bisa digarap sebagaimana mestinya.
[irp posts=”37888″ ]
Informasi dari salah seorang warga setempat, sebut saja Tamrin, kepada ONtime.ID, Senin (20/07) menyebutkan, pasca Galodoh tahun 2024 lalu, saluran irigasi Bandar Silua ikut terimbas rusak berat akibat galodo, sehingga saluran ini harus dilakukan perbaikan.
Banda Silua lanjut Tamrin, merupakan saluran primer untuk mengaliri hamparan persawahan disekitar lokasi, guna memperbaiki saluran tersebut, pihak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Tanah Datar telah menyerahkan bantuan sebanyak Rp30 juta guna perbaikan Bandar Silua tersebut.
Namun sampai saat ini, sudah berjalan lebih kurang tujuh bulan, bantuan yang diterima oleh jajaran Pemerintah Nagari Parambahan bersama pemerintahan Jorong Kubu Manganiang, objek Bandar Silua belum lagi diperbaiki tanpa informasi yang jelas dari Pemerintahan Nagari.
”Ini bukan masalah bantuan kecil atau besar, akan tetapi ini merupakan bantuan untuk keperluan banyak orang, dan mesti disampaikan kepada warga secara transparan”, ujar Tamrin kepada Media ini.
[irp posts=”37884″ ]
Saat ini, Masyarakat Petani Jorong Kubu Manganiang, Nagari Parambahan diliputi rasa cemas dan bertanya-tanya tentang rencana perbaikan saluran Banda Siluah, tentang kapan akan direncanakan perbaikan saluran tersebut agar bantuan yang diserahkan BAZNAS senilai Rp30juta bisa dimanfaatkan sesuai rencana semula tentang penyerahan bantuan oleh BAZNAS, lanjut Tamrin menambahkan.
Informasi yang diperoleh media ini, Senin (20/07), bahwa BAZ Kabupaten Tanah Datar telah menyerahkan bantuan senilai Rp30 juta diakhir tahun 2025 lalu untuk perbaikan saluran Banda Silua Kubu Manganiang, dan harapan masyarakat saat ini agar dana yang sudah tersedia dibiayai untuk rehabilitasi Banda Silua segera dilaksanakan mengingat sudah adanya ketersediaan dana yang saat ini masih stanby di Pemerintahan Nagari atau tempat lainnya. [BM]













