Wisata

Bersiap Libur Lebaran Aman di Sumbar

983
×

Bersiap Libur Lebaran Aman di Sumbar

Sebarkan artikel ini
libur
Bersiap Libur Lebaran Aman di Sumbar

Doni menyebutkan, Dispar tidak memiliki iven atau program khusus wisata selama lebaran, sebab, yang memiliki objek wisata itu adalah daerah atau kabupaten dan kota. Oleh karena itu, pihaknya telah mengirimkan surat panduan wisata kepada Pemerintah Daerah di Sumbar untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung.

“Dalam surat itu kami meminta pemerintah kabupaten kota untuk menjaga berjalannya protokol kesehatan di masing-masing objek wisata. Selain itu, kami juga meminta agar keamanan dan kenyamanan pengunjung harus jadi prioritas, seperti di wisata bahari. Jika menggunakan kapal, para penumpang seluruhnya harus menggunakan pelampung dan sesuai kapasitas kapal,” katanya lagi.

Pemprov Sumbar, katanya, menargetkan 1,8 juta orang yang akan berkunjung ke destinasi wisata di Sumbar selama lebaran. Target tersebut sudah ditetapkan dan dibicarakan gubernur dengan seluruh OPD dan pemerintah kabupaten kota di Sumbar.

“Puncak kunjungan wisatawan lebaran itu biasanya terjadi pada hari kedua lebaran dan berakhir di hari Sabtu, karena biasanya pada hari minggu perantau akan kembali ke daerah perantauan masing-masing,” katanya lagi.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy juga mengusulkan agar dibuat buku panduan mudik Sumatera Barat dalam bentuk PDF, yang nantinya bisa disebarkan di seluruh aplikasi chat dan media sosial. Buku panduan itu juga nanti akan dibuat Barcode nya, akan ditempel di setiap perbatasan dan tempat peristirahatan dimana para wisata bisa melihat, dan scan di smartphone.

“Tolong nanti OPD terkait agar nanti bisa ditempel di seluruh tempat wisata, SPBU, terminal, di setiap rumah sakit, Bandara dan pelabuhan serta masjid, silakan dibuka barcodenya tinggal kita scan untuk mendapatkan informasi buku panduan mudik Sumatera Barat dan nomor telpon hotline yang aktif 24 jam merespon semua aduan masyarakat,” pinta wagub.

Pengendalian Pandemi

Sementara itu, Dinkes Sumbar menyiapkan 35 Posko Kesehatan selama musim mudik dan libur lebaran sebagai salah satu upaya pengawasan dan pengendalian pandemi Covi-19 ditengah meningkatnya mobilitas warga.

“Persiapan lebaran kita membuka posko kesehatan bekerjasama dengan kepolisian di sepanjang jalur utama yang dilewati pemudik. Ada sekitar 35 posko kesehaan yang tersedia,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar, Lila Yanwar kepada ONTIME.ID, jumat (22/4).

Ia menambahkan Dinkes juga berkoordinasi untuk mengaktifkan Puskesmas dengan membuka rawatan 24 jam bersama petugas siaga. Kemudian juga tersedia public service center (PSC) di beberapa daerah yang sifatnya keliling selama masa lebaran. Seperti di Kota Padang Panjang, Kota Solok dan Kota Padang.