PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID – Sebagai daerah yang ikut berpartisipasi dalam mengevakuasi korban bencana banjir bandang dan galodo yang menerjang beberapa wilayah terdampak di Sumatera Barat, Bupati Suhatri Bur mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh petugas yang tergabung dalam tim gabungan penanggulangan bencana Padang Pariaman.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Suhatri Bur saat menerima Kunjungan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Sumatera Barat, Kamis (16/5).
“Terimakasih kepada seluruh tim gabungan yang tak kenal lelah dalam melakukan proses pencarian korban. Semoga semua kerja keras disertai dengan semangat pengabdian untuk membantu sesama hendaknya dicatat sebagai nilai ibadah di sisi Allah,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Suhatri Bur mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya Padang Pariaman, untuk terus waspada dan selalu mengikuti instruksi dari petugas terkait. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya korban jiwa akibat bencana susulan.
Sesuai dengan arahan dan prediksi BMKG yang mengatakan, risiko banjir bandang dan longsor masih akan berlangsung hingga 17- 22 Mei 2024 seiring dengan masih adanya potensi hujan intensitas sedang hingga deras. Selain itu, masih ada sekitar satu juta meter kubik endapan material letusan di puncak Gunung Marapi.
Berdasarkan data yang diterima, yang dilaporkan oleh Tim Penanganan Bencana Padang Pariaman pertanggal 16 Mei 2024, korban sudah ditemukan dan sudah teridentifikasi 14 orang kondisi meninggal dunia, 12 orang korban ditemukan di Padang Pariaman dan 2 orang korban ditemukan di wilayah Padang Panjang, sementara yang masih dalam pencarian berjumlah 4 orang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman ex oficio Rudy Repenaldi Rilis melaporkan, keterlibatan tim dalam melakukan pencarian dan penyisiran korban terdiri dari semua unsur pentahelix yang terdiri dari TNI/Polri serta relawan yang tergabung dalam lintas sektoral. (vand)













