PADANG, ONTIME.ID – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), melalui Dinas Kesehatan Sumbar, bekerjasama dengan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat dalam rangka HUT RI ke-78.
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar,Lila Yanuar mengatakan operasi katarak tersebut diikuti 150 peserta. Masyarakat tampak antusias mengikuti operasi katarak gratis tersebut.
“Peserta yang menjalan tes screening awalnya 150 orang. Setelah screening ternyata yang bisa menjalani operasi katarak 115 orang. Sisanya tidak memungkinkan melanjutkan operasi karena sejumlah faktor. Seperti karena gula tinggi, tensi tinggi dan lainnya,” ucap Lila Yanuar kepada ONTIME.ID, Kamis (17/8).
Dikatakannya, peserta tidak hanya berasal dari Kota Padang namun juga dari sejumlah daerah, seperti Padang Pariaman dan kabupaten kota lainnya.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi yang berkesempatan membuka langsung kegiatan tersebut mengapresiasi operasi katarak gratis yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Sumbar dengan HBT.
“Kami sampaikan terima kasih kepada HBT yang turut berperan dalam kegiatan sosial ini. Kami juga memuji konsistensi HBT dalam banyak kegiatan sosial lainnya,” kata Mahyeldi.
Menurutnya, bakti sosial itu telah memberikan harapan baru bagi para penderita katarak di Sumbar untuk kembali bisa melihat dunia dengan jelas sesuai dengan tema yang diangkat yakni “Awak Mancaliak Tarang”.
“Masalah kebutaan bukan hanya masalah kesehatan semata, tetapi telah menjadi masalah sosial, karena berdampak pada resiko kecacatan permanen yang berpotensi menjadi beban ekonomi pada keluarga penderita,” ujar Mahyeldi.
Gubernur mengatakan, secara nasional angka kebutaan telah mencapai 3 persen dari total populasi. Dari angka itu, diketahui sekitar 80 persennya disebabkan oleh katarak. Karena itu, ia mengapresiasi setiap langkah dari berbagai pihak untuk mengantisipasi persoalan tersebut.
Sementara itu Toako HBT, Andreas Sjofiandi mengatakan bakti sosial serupa tidak hanya diselenggarakan pihaknya di Sumbar tapi juga pernah pada sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
“Operasi katarak ini sudah menjadi kegiatan tahunan HBT tidak hanya di Sumbar, tetapi di Indonesia. Kami pernah melaksanakan bakti sosial serupa di Puncak Jaya dan Pulau Buru. Hingga 2023, HBT telah memberikan operasi katarak gratis bagi 3500 orang di Indonesia,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPTD BKIM Beniara Asmus, menambahkan, peserta operasi katarak gratis yang telah menjalani operasi, bisa melakukan kontrol ulang tanpa harus membayar di BKIM Sumbar.
“Kita berharap tidak ada keluhan berarti bagi peserta setelah operasi. Namun jika ada, maka peserta bisa langsung ke BKIM dan menyampaikan keluhannya. Kontrol ulang ini tetap gratis,” ujar Beniara.
Salah seorang warga, Nani yang membawa ibunya menjalani operasi katarak gratis mengaku sangat terbantu dengan program pemerintah itu.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu dengan adanya operasi katarak gratis ini. Semoga tahun depan ada lagi program serupa,” ujar Nani.
Selain operasi katarak, HBT juga menyerahkan bantuan satu unit ambulance bagi PMI Padang dan bantuan satu unit mikroskop mata bagi Fakultas Kedokteran Unand.
Dalam kesempatan yang sama BKIM Provinsi Sumatera Barat mendapat Plakat Penghargaan dari HBT Sumbar- Riau yang diterima langsung oleh Kepala UPTD BKIM Provinsi Sumbar, Beniara Asmus.
Operasi Katarak yang berlangsung di Gedung HBT Padang, turut dihadiri oleh Kapolda Sumbar, Kapolresta Padang, Kepala PMI Padang serta organisasi sosial lainnya. (vand)













