Kab. Pasaman Barat

Kapolres Pasaman Barat Pimpin Anev Ketahanan Pangan, Tegaskan Peran Polri Dukung Indonesia Emas 2045

124
×

Kapolres Pasaman Barat Pimpin Anev Ketahanan Pangan, Tegaskan Peran Polri Dukung Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Kapolres
Kapolres Pasaman Barat Pimpin Anev Ketahanan Pangan, Tegaskan Peran Polri Dukung Indonesia Emas 2045

SIMPANG EMPAT, ONtime.ID — Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., memimpin langsung Rapat Evaluasi dan Analisis (Anev) Ketahanan Pangan yang digelar Jumat (20/2/2026) di Markas Komando (Mako) Kepolisian Resor Pasaman Barat.

Rapat tersebut diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat dan dilaksanakan secara terintegrasi bersama Kepolisian Daerah Sumatera Barat melalui platform Zoom, guna memastikan keselarasan kebijakan dan langkah strategis di tingkat kabupaten hingga provinsi.

Dalam arahannya, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pembahasan ketahanan pangan bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari kontribusi konkret institusi kepolisian dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

[irp posts=”34040″ ]

“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting. Ini tidak hanya soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga menyangkut keamanan nasional, stabilitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa jajaran kepolisian di Pasaman Barat berkomitmen memperluas peran, tidak terbatas pada penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, Polri juga harus hadir dalam memperkuat ekosistem pangan lokal, termasuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi petani, pelaku usaha, dan distribusi komoditas.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama agar rantai pasok berjalan lancar,” tegasnya.

[irp posts=”34037″ ]

Dalam rapat tersebut, jajaran Polres memaparkan capaian program ketahanan pangan sebelumnya serta mengidentifikasi sejumlah komoditas unggulan khas Pasaman Barat yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Pembahasan juga mencakup strategi memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha guna menjaga keberlanjutan produksi dan distribusi.

Selain itu, forum Anev menyoroti berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan pangan, seperti perubahan iklim, gangguan distribusi, hingga fluktuasi harga di tingkat pasar. Langkah antisipatif disiapkan melalui peningkatan koordinasi lintas sektor dan pemetaan kerawanan di lapangan.

Melalui evaluasi ini, Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus memperkuat stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di tengah dinamika global yang terus berkembang. (*)

[irp posts=”34034″ ]

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID