PADANG, ONtime.ID — Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik karet Teluk Luas, Kota Padang, Minggu siang (17/5), menyebabkan asap tebal menyelimuti pemukiman warga di sekitarnya.
Insiden ini tidak hanya menghancurkan sebagian besar fasilitas pabrik, tetapi juga memicu krisis polusi udara yang membuat banyak warga mengalami gangguan pernapasan.
Api mulai terlihat sekitar pukul 12:22 WIB dan dengan cepat membesar karena material karet yang mudah terbakar. Hingga malam pukul 23:33 WIB,Petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api yang semakin membesar dengan dibantu oleh TNI & POLRI.
Menurut keterangan, Bantuan upaya melakukan pemadaman api dari kebakaran PT Teluk Luas tersebut, tidak hanya di lakukan oleh Damkar Kota Padang, Tetapi juga dibantu oleh Damkar kota Pariaman, Damkar Kab Padang Pariaman, Damkar Kota Padang Panjang, Damkar Kab Tanah Datar, Damkar Sawahlunto,Damkar Solok.
Warga Mengalami Sesak Nafas
Dampak paling nyata dirasakan warga yang bermukim di radius 1-10km dari lokasi pabrik. Banyak yang mengeluhkan sesak napas, dan iritasi mata akibat asap yang mengandung zat berbahaya. Beberapa di antaranya bahkan sempat harus mendapatkan bantuan oksigen dari Palang Merah Indonesia (PMI)
“Baru keluar rumah sebentar saja langsung pusing dan dada terasa sesak,” kata Yuliana (37), Salah satu warga yang tinggal di area dekat terjadinya lokasi kebakaran.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada sebuah “Tabung Gas yang berfungsi sebagai pengemasan karet” Ucap salah satu saksi dari salah satu petugas kebersihan PT Teluk Luas.
Penulis: Jerry Chu













