Wisata

Kota Pariaman Kembali Gelar Iven Wisata Lebaran

536
×

Kota Pariaman Kembali Gelar Iven Wisata Lebaran

Sebarkan artikel ini
wisata
Kepala Disparbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono

PARIAMAN, ONTIME.ID—Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman kembali menggelar iven Pesta Pantai Pariaman 2022 selama libur lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Agenda wisata tersebut sempat vakum selama pandemi Covid-19.

Kepala Disparbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono mengatakan, seiring dengan pengendalian pandemi Covid-19 yang terus membaik iven wisata Pesta Pantai yang rutin diadakan sebelum pendemi akan dilaksanakan dari tanggal 3-15 Mei 2022.

“Iven yang satu ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, namun terhenti akibat pandemi Covid-19 ,” ujar Marhen dalam rapat persiapan Pesta Pantai Pariaman 2022 di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (20/4).

Ia menyebutkanm ada delapan titik hiburan selama iven Pesta Pantai ini berlangsung yaitu Pantai Sunua, Pantai Binasi, Pantai Kata, Pantai Cermin, Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Talao Pauh, dan Pantai Apar. “Pantai Gandoriah menjadi titik fokus iven Pesta Pantai 2022, karena titik ini yang kerap ramai dikunjungi oleh wisatawan,” ujarnya.

Selama iven ini berlangsung, Mahren mengatakan, pengunjung akan disuguhkan dengan penampilan atraksi seni budaya dan hiburan lainnya di Pentas Seni Pantai Gandoriah. Kemudian untuk wisata Pulau Angso Duo pengunjung bisa membeli tiket di Posko Muaro Gandoriah dengan tarif Rp40 ribu per orang.

“Pulau Angso Duo ini menjadi atensi wisatawan dalam iven Pesta Pantai Pariaman ini, karena dalam sehari saja diperkirakan seribu  pengunjung yang datang ke pulau ini ,” ujarnya.

Mahren menjelaskan, untuk tetap menjamin keamanan dan pelayanan wisawatan yang berkunjung ke Kota Pariaman khususnya ke Pulau Angso Duo pemerintah daerah meminta stakeholder yang terkait untuk memperhatikan kelayakan kapal yang disewakan kepada pengunjung agar tidak terjadi kecelakaan pada saat berangkat maupun kembali.

“Selain itu, kita harus memastikan terjaganya kebersihan, keamanan dan kenyamanan di destinasi wisata, sehingga dapat memberikan kenyamanan kepada para pengunjung yang datang nantinya. Pedagang juga diminta untuk memasang label harga sehingga wisatawan merasa nyaman untuk berbelanja,” ujarnya. (*/red)