HIBURAN

Lisa Mariana, Aura Kasih Hingga Perceraian Tekan Elektabilitas Ridwan Kamil Sepanjang 2025

121
×

Lisa Mariana, Aura Kasih Hingga Perceraian Tekan Elektabilitas Ridwan Kamil Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Ridwan
Lisa Mariana, Aura Kasih Hingga Perceraian Tekan Elektabilitas Ridwan Kamil Sepanjang 2025

JAKARTA, ONtime.ID — Serangkaian persoalan pribadi dan sorotan hukum yang menimpa Ridwan Kamil sepanjang 2025 dinilai berdampak langsung pada elektabilitasnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu kini berada di bawah sorotan tajam publik, bukan hanya terkait langkah politiknya, tetapi juga kehidupan personal yang kian terbuka ke ruang publik.

Nama Ridwan Kamil kembali ramai diperbincangkan warganet seiring mencuatnya isu rumah tangga yang berujung pada proses perceraian dengan Atalia Praratya. Di saat bersamaan, ia juga menghadapi tekanan lain berupa penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan belanja iklan di salah satu bank daerah. Kombinasi isu personal dan hukum tersebut dinilai memperkeruh citra politiknya.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai kondisi yang dialami Ridwan Kamil sebagai fase turbulensi serius dalam perjalanan karier politiknya. Menurutnya, penurunan citra publik mantan Wali Kota Bandung itu terjadi secara cepat dan signifikan.

“Jika melihat apa yang terjadi dalam karier politik Ridwan Kamil, kondisi ini dapat disebut sebagai fenomena turbulensi dengan penurunan yang sangat tajam,” ujar Efriza.

Efriza menambahkan, tekanan yang dihadapi Ridwan Kamil tidak lagi sebatas dinamika politik elektoral. Masalah pribadi yang menyeret ranah keluarga, ditambah isu hukum, justru memperluas spektrum penilaian negatif publik.

“Tidak hanya dari sisi politik, persoalan pribadi pun mulai mencuat dan ikut tersorot ke ranah hukum, termasuk masalah yang berkaitan dengan keluarga,” katanya.

Ia menilai sejak 2024 hingga akhir 2025, posisi politik Ridwan Kamil terus melemah. Dampaknya, elektabilitasnya disebut mengalami penurunan tajam dan membuat peluangnya untuk diperhitungkan sebagai kandidat presiden semakin kecil.

“Berbagai kasus hukum, persoalan keluarga, isu kepemimpinan, hingga sorotan terhadap aspek moral menjadi faktor yang memengaruhi penilaian publik terhadapnya,” tegas Efriza.

Di tengah pusaran kontroversi tersebut, Ridwan Kamil akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak-pihak yang merasa terdampak. Dalam pernyataan itu, ia mengakui adanya kekhilafan selama menjalani pernikahan dengan Atalia Praratya dan menyatakan menghormati keputusan sang istri untuk mengakhiri rumah tangga mereka.

“Saya mengakui selama 29 tahun pernikahan, saya banyak melakukan kekhilafan dan dosa kepada istri saya Atalia, sehingga perpisahan ini adalah hak beliau untuk bahagia dalam hidupnya tanpa ada saya di dalamnya,” tulis Ridwan Kamil.

Ia juga memohon pengampunan kepada Tuhan dan berharap diberi kesempatan untuk memperbaiki diri di masa mendatang.
“Semoga Allah, Sang Maha Pengampun, memberikan rida-Nya untuk memberi saya kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik dan bertaqwa,” lanjutnya.

Dengan tekanan bertubi-tubi dari sisi personal, hukum, dan politik, perjalanan Ridwan Kamil ke depan dinilai akan sangat ditentukan oleh kemampuannya memulihkan kepercayaan publik di tengah iklim politik yang semakin kritis. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID