Pendidikan

Menang di PTUN, Khairul Fahmi Tolak Jabatan Wakil Rektor II Unand

292
×

Menang di PTUN, Khairul Fahmi Tolak Jabatan Wakil Rektor II Unand

Sebarkan artikel ini
Rektor
Menang di PTUN, Khairul Fahmi Tolak Jabatan Wakil Rektor II Unand

PADANG, ONtime.ID — Mantan Wakil Rektor II Universitas Andalas (UNAND) Dr. Khairul Fahmi, SH. MH menolak kembali menduduki jabatan yang dikembalikan kepadanya setelah keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang memenangkan gugatannya.

“Saya diangkat secara sah, dan PTUN membuktikan pemberhentian saya (oleh rektor) keliru. Saya juga berterimakasih kepada rektor yang dengan sukarela menjalankan perintah PTUN, namun saya tidak bersedia untuk kembali melanjutkan jabatan wakil rektor II,” kata Khairul Fahmi, Rabu (13/11/2024).

Rektor Unand, Efa Yonnedi kepada awak media menjelaskan, terhitung tanggal 2 Januari 2024, Khairul Fahmi dilantik sebagai Wakil Rektor II Unand periode 2024-2029. Akan tetapi, tiga bulan setelah itu, Rektor Unand memberhentikan Khairul Fahmi dengan hormat dari jabatannya.

Langkah yang diambil saat itu berdasar rekomendasi Majelis Wali Amanat (MWA). “Alasannya, Khairul Fahmi belum memenuhi syarat untuk menduduki jabatan dimaksud. Salah satunya belum memenuhi pengalaman manajerial selama dua tahun sebagai pejabat setingkat kepala departemen,” ucap Efa.

Menyikapi hal itu, Khairul Fahmi sempat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang. Perjalanan sidang bergulir dengan Keputusan akhir Khairul Fahmi memenuhi syarat.

Menindaklanjuti keputusan itu, kata Efa, pihaknya langsung mengeluarkan Surat Keputusan (SK) berisi pembatalan SK sebelumnya yang memberhentikan Khairul Fahmi dari Jabatan Wakil Rektor II. Lalu Khairul Fahmi diangkat kembali sebagai Wakil Rektor II Unand.

Namun, Khairul Fahmi yang menerima amanah dimaksud mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unand yang telah taat pada hukum. Ia menolak untuk kembali menjabat sebagai Wakil Rektor II.

“Jabatan itu amanah yang harus dijaga, tapi tidak perlu harus dipertahankan dengan gigih. Sebab saya yakin jalan pengabdian tidak hanya satu, tapi banyak,” ujarnya. (vand)