DHARMASRAYA, ONTIME.ID— Keindahan alam Dharmasraya sangat menjanjikan untuk digali menjadi objek wisata baru. Hal tersebut juga dilirik oleh Alinia Farm & Park perusahaan yang bergerak di sektor wisata.
Owner Alinia Farm & Park, H Marlis menjelaskan, kehadiran Alinia Farm & Park di Dharmasraya karena melihat sejumlah daerah yang memiliki potensi wisata yang cukup tinggi. Termasuk di lahan 2 hektare miliknya yang sebelumnya merupakan tempat pengembangan peternakan ayam
“Namun melihat potensi yang ada maka muncullah ide ide untuk dijadikan objek wisata,” ujar mantan anggota DPRD Sumbar Fraksi Hanura itu dalam acara buka bersama, Selasa (19/4).
Marlis menila, dengan adanya potensi air irigasi yang dapat dimanfaatkan untuk wahana air, serta Flying Fox sepanjang 100 meter diatas wahana air untuk meningkatkan daya tarik wisata tersebut.
“Seluruh potensi yang ada dimanfaatkan untuk kepuasan pengunjung terutama masyarakat Dharmasraya,” katanya lagi.
Ia menambahkan, untuk kelengkapan objek wisata Alinia Farm & Park disamping cottage juga akan dibangun kolam renang standar terbaik. Alinia Farm & Park juga memiliki restoran dengan menu makanan yang khas untuk para pengunjung.
Marlis berharap dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjadikan Alinia Farm & Park yang representatif dengan memberikan dukungan fasilitas seperti infrastruktur jalan menuju objek wisata tersebut.
Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Parbudpora Dharmasraya, Beny Yama Putra mengatakan, kehadiran objek wisata Alinia Farm & Park di Sitiung membuka pintu munculnya objek wisata lainnya, bahkan di sepanjang aliran irigasi Sitiung akan dijadikan Agro Wisata.
Ia mengaku sudah menyampaikan hal itu dalam rapat Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, dimana dengan munculnya objek wisata Alinia Farm & Park yang cukup representatif di dekat aliran irigasi Sitiung. Kedepan, katanya, pemerintah daerah akan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menggali potensi potensi wisata.
“Misalnya, kebun Durian Montong milik H Zulfikar Atut Dt Pangulu Bosau, kemudian bisa jadi akan muncul wisata wisata lainnya sampai ke objek wisata Budaya Siguntur,” ujarnya. (*/red)











