TANAH DATAR,ONTIME.ID – Pembuatan jalan baru sepanjang 4.100 meter dan lebar 6 meter, saat ini telah rampung sepanjang 3.078 meter atau sudah 74 persen.
Demikian dikatakan Komandan Kodim (Dandim) 0307 Tanah Datar Letkol. Czi. Sutrisno dalam paparannya di Indojolito Batusangkar, Kamis (11/8).
“Sedangkan pembangunan irigasi dari 200 meter direncanakan, sudah selesai sepanjang 104 meter atau 52 persen,” kata Sutrisno menambahkan.
Sutrisno mengungkapkan, biaya pembuatan jalan dan irigasi memakai anggaran dari APBD Tanah Datar Rp1 Miliar.
Dengan rincian untuk pembuatan jalan baru Rp850 juta dan irigasi Rp150 juta. Sedangkan dari Mabes TNI Rp475.500.000 serta bantuan dari berbagai OPD Provinsi Sumbar berupa semen dan bibit tanaman.
Diungkapkan Sutrisno lagi, beberapa kegiatan penyuluhan telah selesai 100 persen dilaksanakan dan sisanya akan dilaksanakan sesuai jadwal sebelum 24 Agustus 2022.
“Penyuluhan bela negara, kesehatan masyarakat, KB dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas sudah 100 persen, sedangkan penyuluhan narkoba, pertanian, peternakan, bahaya laten komunis dalam beberapa ke depan akan dilaksanakan,” ujarnya.
Sedangkan untuk 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tambah Sutrisno, telah di kondisi dikisaran 70 persen lebih.
“Ada 3 unit RTLH yang kita bangun dengan dana Rp.15 juta per unit dan saat ini sudah tahap pemasangan kuda-kuda dan atap, namun tentu nantinya tim Wasev bisa melihat langsung semuanya di lapangan,” sampainya.
“Dalam kegiatan TMMD ini kita melibatkan 150 personel dan 40 orang masyarakat setiap hari dan Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi sehingga terkadang masyarakat yang membantu lebih dari 40 orang,” tukasnya.
Sementara itu Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Irham Waroihan mengungkapkan kekaguman dan apresiasi terhadap pelaksanaan TMMD oleh jajaran Kodim 0307 Tanah Datar bersama masyarakat.
“Saya sudah mengunjungi dan mengawasi 5 lokasi TMMD, di daerah sebelumnya dengan anggaran Rp1 Miliar hanya bisa membuka jalan sepanjang 2.000 meter, sedangkan disini hanya Rp850 juta bisa membuka 4.100 meter, luar biasa dan perlu Saya berikan apresiasi,” sampainya.
Dalam renovasi RTLH di beberapa daerah lain ,tidak terlalu signifikan perbaikannya, sedangkan di Tanah Datar bahkan bukan rehab namun bisa dikatakan dibangun baru.
“Dengan anggaran minim tim TMMD dan masyarakat bisa membangun baru RTLH. Ini luar biasa, karena katanya bahan bangunan dibantu dengan cenklengan atau badoncek serta semangat gotong royong. Ini juga saya berikan apresiasi,” tutur Brigjen TNI Irham Waroihan.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan Pemerintah Daerah sangat antusias dan mendukung pelaksanaan TMMD di Tanah Datar.













