Kab. Pasaman Barat

Pemkab Berharap Akreditasi RSUD Pasbar Naik

360
×

Pemkab Berharap Akreditasi RSUD Pasbar Naik

Sebarkan artikel ini
RSUD
Bupati Pasbar, Hamsuardi berfoto bersama Tim Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna.

PASBAR, ONtime.ID—Tim Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna melaksanakan Survei Reakreditasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Kedatangan tim surveyor tersebut disambut langsung oleh Bupati Pasbar, Hamsuardi didampingi pemangku kepentingan terkait, Kamis (7/12). Survei akan berlangsung selama dua hari, mulai 7 hingga 8 Desember 2023. Diketahui, sebelumnya penilaian juga telah dilakukan secara daring pada 4 Desember 2023 lalu.

Dalam arahannya, Ketua Tim Akreditasi, dr. Mulyani menyebutkan, reakreditasi itu dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan RSUD serta memberikan panduan yang berkelanjutan. Reakreditasi untuk mendapatkan pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit sesuai standar akreditasi.

“Reakreditasi ini juga merupakan salah satu syarat. Sebab hampir seluruh rumah sakit sudah bekerja sama dengan BPJS. Penilaiannya sendiri terdiri dari 16 BAB, meliputi apa yang sudah dilakukan dan tertuang dalam SOP. Tujuan akhirnya bagaimana pasien mendapatkan pelayanan dan mutu terbaik dan petugas mendapat backup hukum dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Hamsuardi pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada Tim Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna. Ia berharap tim surveyor dapat memberikan akreditasi yang paripurna terhadap RSUD Pasbar, dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Pasbar. Hal ini seperti tertuang dalam salah satu visi misi Pemkab Pasbar, yakni berobat gratis.

“Besar harapan kami tim surveyor memberikan perhatian pada RSUD Pasbar kami ini. Beginilah keadaan rumah sakit kami, Pasbar dengan jumlah penduduk 441.773 jiwa. Kami juga telah mengalokasikan anggaran untuk program berobat gratis karena banyak dari masyarakat yang sakit namun enggan untuk pergi berobat sebab terkendala dana,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Pasbar, Hajran Huda memaparkan sejarah RSUD Pasbar yang berdiri pada tahun 2005 yang menggunakan gedung Puskesmas Jambak. Sesuai tujuan dalam meningkatkan mutu pelayanan, reakreditasi kedua kalinya terhadap RSUD itu diharapkan dapat memotret serta mengembalikan kebiasaan yang benar sesuai aturan yang berlaku.

Di akhir kegiatan, Direktur RSUD Pasbar, drg. Yandri memaparkan ekspos yang meliputi profil RSUD, indikator mutu, budaya keselamatan pasien, serta risiko. Selanjutnya, dilakukan wawancara dan peninjauan RSUD. (ows)