Padang Panjang

Pemko Padang Panjang Dukung GNPIP

231
×

Pemko Padang Panjang Dukung GNPIP

Sebarkan artikel ini
pemko
Wakil Wali Kota Padang Panjang Drs. Asrul menandatangani komitmen dukungan Gerakan Nasional Penanganan Inflasi Pangan di Sumatera Barat.

PADANG PANJANG, ONTIME.ID — Pemerintah Kota Padang Panjang mendukung menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang Drs. Asrul saat menghadiri kegiatan pencanangan komitmen GNPIP di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (19/9).

 

Wakil Wali Kota Padang Panjang Drs. Asrul mengatakan, GNPIP bertujuan untuk mengurangi laju inflasi bahan pangan dari sisi suplai dan mendorong produksi.

 

Sebagai wujud dukungan Pemko Padang Panjang, Wakil Wali Kota Padang Panjang Drs. Asrul langsung menandatangani komitmen pernyataan  mendukung GNPIP bersama sejumlah kepala daerah yang ada di Provinsi Sumatera Barat.

 

“Kami juga telah menandatangani komitmen untuk mendukung GNPIP sebagai upaya meningkatkan Ketahanan pangan dan menjaga daya beli masyarakat dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan pemulihan ekonomi Sumatera Barat,” sebut Asrul.

 

Selaian penandatanganan komitmen tersebut, lanjut Asrul, Pemko Padang Panjang juga telah mencanangkan gerakan menanam cabai sebagai salah satu upaya untuk menekan inflasi pangan di Kota Padang Panjang.

 

“Padang Panjang menargetkan penanaman cabai sebesar 94 hektare/tahun. Kami berharap target ini bisa dicapai mendekati angka 100% pada tahun ini. Dengan gerakan ini, setidaknya inilah salah satu usaha kita dan mudah-mudahan ini juga bisa kita tularkan. Kalau kita bisa sukses menanam cabai di pekarangan rumah, secara provinsi ini bisa diikuti,” tuturnya.

 

Selain penandatanganan komitmen dukungan GNPIP Sumatera Barat, Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul yang di dampingi Kadis Pertanian Ade Nafrita juga mengikuti kegiatan penanaman cabai secara simbolis di Komplek Istana Gubernuran Sumbar sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi pangan di Provinsi Sumatera Barat. (*/red)